BATAM TERKINI

Diduga Akibat Api Bakaran Sampah, 30 Hektare Hutan Lindung di Tanjung Riau Batam Terbakar

Kebakaran hutan lindung di Tanjung Riau Sekupang sudah dua kali dan wilayah terdampak mencapai 30 hektare. Api diduga dipicu api bakaran sampah.

Diduga Akibat Api Bakaran Sampah, 30 Hektare Hutan Lindung di Tanjung Riau Batam Terbakar
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Api melalap hutan lindung seluas 30 hektare di Tanjung Riau, Batam, Senin (11/2/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selama musim kemarau yang melanda Batam, sudah dua kali hutan lindung di Kelurahan Tanjung Riau Sekupang terbakar.

Bahkan lokasi kebakaran hutan lindung luasnya mencapai 30 haktare.

Hal ini menjadi perhatian Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji yang memang saat kebakaran hutan lindung terjadi langsung ke lokasi untuk melihat dan mencari tahu asal muasal kebakaran.

"Kebakaran hutan dua hari belakangan ini menjadi perhatian saya, sebab lokasi hutan lindung juga sudah mencapai 30 hektare luasnya yang terbakar, ditambah lagi kebakaran hutan rawan sampai ke pemukiman warga,"ungkap Oji, Senin (11/2/2019).

Oji melanjutkan, adapun kebakaran hutan lindung sudah dua kali, yang pertama pada Sabtu (9/2/2019) kebakaran di hutan belakang kampung ponjen di wilayah Tanjung Riau Sekupang.

"Nah selanjutnya kebakaran kembali terjadi di hutan lindung di kelurahan Tanjungriau di lokasi yang berbeda Minggu (10/2) sore kemarin," tuturnya.

Protes Harga Tiket Pesawat Mahal dan Bagasi Berbayar, 12 Asosiasi Pelaku Wisata Tandatangani Petisi

Gunung Merapi Gugurkan Awan Panas Senin Pagi, Status Masih Waspada

Konsumsi Nasi Sisa Kemarin Sebabkan Keracunan, Ini Penyebabnya

ASITA Kepri : Gaji Naik Tak Sampai 10 Persen, Harga Tiket Pesawat Naik 2 Kali Lipat

FOLLOW JUGA:

Oji juga memberitahu, kebakaran tersebut diduga terjadi dikarenakan adanya sampah yang dibakar oleh warga, sehingga menjalar ke daerah hutan.

Kebakaran pun saat itu sulit dipadamkan dikarenakan lokasi kebakaran jauh dari jalan dan berbukit -bukit yang menyebabkan mempersulit proses pemadaman.

"Untuk saat ini luas kebakaran ditaksir seluas 30 haktare, dan jangan sampai terjadi lagi,"ujarnya.

Oji juga menambahkan, pada proses pemadaman, melibatkan 5 unit kendaraan Manggala Agni.

Sehingga proses pemadaman semalam cukup alot, karena proses pemadaman kebakaran hutan lumayan luas.

Atas kasus kebakaran hutan tersebut, Oji menghimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah Sekupang untuk tidak sengaja membakar hutan dan tidak juga membakar sampah ditengah kondisi cuaca yang saat ini memang tergolong musim kemarau.

Sehingga kebakaran dapat di antisipasi dan tidak menyebabkan kebakaran hutan yang cukup luas dan menimbulkan polusi udara.

"Saya juga sudah upayakan melakukan himbauan kepada masyarakat, khususnya melalui Masjid dan di lingkungan masyarakat di kelurahan Tanjung Riau," katanya. (als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved