MOTOGP 2019

Marc Marquez Kurang Maksimal, Bos Ducati Akui Belum Bisa Ukur Kekuatan Tim Honda

General Manager Ducati Corse, Luigi Dall'igna, memberikan komentar perihal penampilan para rivalnya.

Marc Marquez Kurang Maksimal, Bos Ducati Akui Belum Bisa Ukur Kekuatan Tim Honda
MARCA.COM
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, ketika menjalani uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id - General Manager Ducati Corse, Luigi Dall'igna, memberikan komentar perihal penampilan para rivalnya.

Ducati sebenarnya mendapatkan hasil yang memuaskan dalam uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari 2019.

Bagaimana tidak, empat pembalap Ducati mampu memuncaki tabel kombinasi waktu lap tercepat, yakni Danilo Petrucci, Francesco Bagnaia, Jack Miller, dan Andrea Dovizioso.

Meski demikian, Luigi Dall'igna mengaku belum bisa membandingkan hasil tes mereka dengan pabrikan lain, utamanya Honda.

Pasalnya, Dall'igna menilai para pembalap pabrikan Jepang itu tampil dengan kondisi yang belum maksimal.

MOTOGP 2019- Kesan & Evaluasi Pebalap MotoGP Usai Test Sepang Selama 3 Hari, Valentino Rossi Optimis

MOTOGP 2019 - Ssst! Terciduk Ada Saklar Misterius di Stang Ducati. Apa Itu?

Tes Pramusim MotoGP 2019 - Disalip Dua Muridnya, Valentino Rossi Bilang Begini

"Kami tidak dapat mengevaluasi Honda karena Jorge Lorenzo tidak ada di sini, dan baik Cal Crutchlow dan Marc Marquez tidak dalam konsisi terbaik mereka untuk tes ini," kata Luigi Dall'igna dikutip BolaSport.com dari GPOne.

Seperti diketahui, Lorenzo absen di Sepang karena baru saja menjalani operasi pada pergelangan tangan.

Sedangkan Crutchlow dan Marquez juga baru saja kembali menggeber motor setelah mengalami cedera.

Adapun selain Honda, Dall'igna juga mewaspadai persaingan dari dua tim pabrikan lainnya, Yamaha dan Suzuki.

Dall'igna menambahkan bahwa dua pabrikan asal Negeri Sakura itu juga mengalami perkembangan bagus dalam tes Sepang.

"Baik Yamaha dan Suzuki juga tampaknya berada di jalur yang benar bagi saya. Ini akan menjadi pertarungan yang intens pada musim ini," ujar Dall'igna lagi. (*)

Dampak Kenaikan Harga Tiket Pesawat dan Bagasi Berbayar, Sejumlah Maskapai Mengalami Sepi Penumpang, Hunian Hotel pun Juga Kena Imbas TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasca tingginya harga tiket, serta penerapan bagasi berbayar, membuat penurunan jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim, Batam . Bahkan dampak dari penurunan jumlah penumpang ini pun berpengaruh dengan pembatalan sejumlah maskapai pesawat . Tak hanya itu dampak kenaikan tiket pesawar dan bagasi berbayar juga berimbas pada sektor pariwisata khususnya hunian hotel . Terkait pembatalan penerbangan, hari ini Kamis (7/2/2019) tercatat ada 14 pembatalan penerbangan yang dilakukan oleh beberapa maskapai . Diantaranya dari maskapai Lion Air, Wings Air, Garuda, dan Citilink . Selengkapnya di batam.tribunnews.com Check & Swipe Up Story @tribunbatamdotcom . #tribunbatam #tribunbatamid #tribunbatamdotcom #lionair #wingsair #garuda #citilink
Editor: Danang Setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved