BATAM TERKINI

Ditanya Kelanjutan Pembangunan Kota Air, Kepala BP Batam: Itu Urusan Dewa-dewa, Bukan Urusanku

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady tak ambil pusing ditanyai soal kelanjutan rencana Kota Air.

Ditanya Kelanjutan Pembangunan Kota Air, Kepala BP Batam: Itu Urusan Dewa-dewa, Bukan Urusanku
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO
Kepala BP Batam Edy Putra Irawady 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady tak ambil pusing ditanyai soal kelanjutan rencana Kota Air.

Pengembangan kawasan di atas Teluk Tering Batam Center ini, menjadi pembahasan hangat di media belakangan ini.

Lantaran sebelumnya, BP Batam sudah berencana menjadikan Teluk Tering sebagai Kota Air.

Di sana akan dikembangkan sebagai pusat bisnis dan jasa. Rencana membuat Kota Air ini, booming di zaman kepemimpinan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala BP Batam.

Namun setelah Lukita tak lagi menjabat, belakangan diketahui Wali Kota Batam, Rudi sudah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Gubernur Kepri untuk pengembangan kawasan di Teluk Tering.

Rekomendasi ini keluar atas permintaan PT Kencana Investindo Nugraha. Wali Kota Batam, Rudi juga mengakui telah mengeluarkan surat rekomendasi ini.

"Kota Air, itu urusan dewa-dewa. Bukan urusanku. Urusanku kejar tata ruang, kejar masterplan, kejar urusan lahan supaya punya bank tanah untuk memberikan fasilitas kepada investor," kata Edy, Jumat (15/2/2019) di BP Batam.

BP Batam akan Bangun Kota Air dan Patung Elang Laut Raksasa yang Bisa Kelihatan dari Singapura

Kawasan Teluk Tering Bakal Disulap Jadi Mega Proyek Batam Marina Bay, Ini Kata Walikota Batam

Mucikari Asal Tanjungpinang Masih Berusia 19 Tahun, Jual Anak Dibawah Umur Dengan Harga Fantastis

Dipuji Yovie Widianto Serba Bisa, Penyanyi Rossa Malah Jadi Bahan Ejekan Penonton, Kok Bisa?

Momen Ashanty Makan bareng ART di Lantai Dapur, Kenakan Daster dan Makan Pakai Tangan

Granat Sempat Dibuang Sebelum Meledak, Simak 3 Fakta Anak Tewas Kena Ledakan Granat

Ia mengakui, sebelumnya BP Batam memang punya rencana membuat Kota Air di Teluk Tering. Namun itu baru sebatas rencana, belum sampai ke tahap eksekusi.

"Punya rencana mau buat itu (Kota Air), boleh saja. Ketika dalam implementasinya ada friksi (pergeseran yang menimbulkan perbedaan pendapat), itu harus diselesaikan dewa-dewa," ujarnya.

"Biarkan dewa-dewa selesaikan. Kitakan cuma sudra (golongan atau kasta yang terendah dalam masyarakat yang beragama Hindu). Kalau boleh, teruskan. Kalau tidak, ya sudah," sambung Edy.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved