BATAM TERKINI

Vonis Terdakwa Kasus Trafficking Ricuh, Keluarga Korban: Kau Hebat Ya Rusna, Hukum Bisa Kau Beli

Sidang vonis terdakwa kasus trafficking, Rusna ricuh akibat vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tunutan.

Vonis Terdakwa Kasus Trafficking Ricuh, Keluarga Korban: Kau Hebat Ya Rusna, Hukum Bisa Kau Beli
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Pengadilan Negeri Kelas IA Batam memvonis bersalah terdakwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Rusna alias J Rusna. Sidang yang digelar Kamis (14/2/2019) ricuh karena vonis lebih ringan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pengadilan Negeri Kelas IA Batam memvonis bersalah  terdakwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Rusna alias J Rusna.

Ketua Majelis Hakim Ketua Majelis Hakim Marta Napitupulu dan Anggota Majelis Hakim Reni Pitua Ambarita dan Egi Novita saat sidang Kamis (15/2/2019) sore menjelang malam, menjatuhkan pidana kurangan selama 1 tahun dan 4 bulan.

“Menyatakan terdakwa Rusna alias J Rusna telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakpidana turut serta melakukan eksploitasi ekonomi terhadap anak menjatuhkan pidana oleh terdakwa dengan itu dengan pidana penjara selama 1 tahu dan empat bulan,” kata Marta Napitupulu saat membacakan putusan.

Selain hukuman itu, terdakwa Rusna juga dihukum denda sebesar Rp 50 juta.

Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti kurungan selama 6 bulan.

“Menyatakan masa penangkan dan penahanan yang dilakukan dikurangkan seluruhnya dengan menjatuhkan menyatakan terdakwa tetap dalam tahanan,” tambah Marta Napitupulu.

Jaksa dan Kuasa Hukum Ricuh di Sidang Ahmad Dahni, Sebut Ahmad Dhani Bukan Tahanan

Ricuh Warnai Sidang Ahmad Dhani, Suami Mulan Jameela Tolak Pakai Rompi Tahanan

Pesta Perkawinan Berakhir Ricuh,Pengantin Diangkut ke Kantor Polisi dan Pelaku Pengeroyokan Diburu

Resepsi Pernikahan di Batam Ricuh, Isteri dan Ibu Histeris saat Pengantin Pria Diangkut Polisi

Menurut hakim, Rusna melanggar dakwaan ketiga Pasal 88 Jo Pasal 76 I Undang – Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHPidana.

Terbukti mengeskploitasi secara ekonomi korban Mardiana Sonlay yang saat itu masih berumur 14 tahun.

Vonis tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samuel Pangaribuan sebelumnya, yang menuntut terdakwa selama 1 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp50 juta dan subsider 6 bulan kurungan.

Usai pembacaan vonis itu, baik JPU Samuel Pangaribuan dan pengacara terdakwa Rusna Bistok Nadeak, menyatakan fikir-fikir atas vonis hakim. “Kami fikir-fikir majelis,” kata Bistok Nadeak. 

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved