Pra Rekonstruksi Mayat Dalam Septic Tank, Kepala Arnold Tambunan Berulang Kali Dipukul Besi

Polres Tanjungpinang menggelar pra rekontruksi kasus mayat dalam septic tank atau pembunuhan Arnold Tambunan, purnawirawan TNI AL, Kamis (2/12/2019).

Pra Rekonstruksi Mayat Dalam Septic Tank, Kepala Arnold Tambunan Berulang Kali Dipukul Besi
ISTIMEWA/Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Foto Arnold Tambunan semasa hidup dan Abdul Pelaku Pembunuhan 

TRIBUNBATAM.id - Polres Tanjungpinang menggelar pra rekontruksi kasus mayat dalam septic tank atau pembunuhan Arnold Tambunan, purnawirawan TNI AL, Kamis (2/12/2019).

Pra Rekontruksi ini salah satu bagian dari kegiatan penyidikan yang dilakukan oleh satreskrim Polres Tanjungpinang dalam menyusun berita acara penyidikan pembunuhan Arnold Tambunan.

Pra Rekontruksi  dilaksanakan di TKP rumah Rasyid Batu 8 Bukit Bestari, Tanjungpingpinang.

Pantauan Tribunbatam.id, tak ada terlihat warga berkerumun.

Tempat yang menjadi TKP pembunuhan terbilang sepi.

Terlihat di samping rumah Rasyid hanya ada pepohonan dan semak-semak yang jauh dari rumah tetangga.

TERUNGKAP! Ini Awal Kecurigaan Polisi Sebelum Ungkap Pembunuhan Arnold, Mayat Dalam Septic Tank

Bocah RA Nainggolan Lolos dari Maut, Pura-pura Pingsan saat Ibunya Dibunuh

Diawali dengan pelaku datang ke TKP yang memperagakan pelaku Abdul mencari benda yang digunakan untuk memiliki korban seteleh kedatangan Korban.

Kemudian korban dipukul oleh Pelaku utama Rasyid yang telah meninggal karena kecelakaan. Dan dilanjutkan oleh pelaku Abdul yang membantu melakukan pembunuhan.

"Alat yang buat kau memukul diambil dari mana," kata seorang Penyidik, (21/2).

Kemudian Abdul menunjukkan besi yang digunakan untuk memukul diambil dari sela-sela kumpulan besi di bengkel tenda.

4 Perusahaan Asing Segera Beroperasi di Batamindo, Butuh 1.300 Tenaga Kerja Baru

Dampak Aturan Baru di Batam, Kirim Jenazah Mahal, Kirim Burung Pribadi Kena Pajak

Video Pra Rekonstruksi Pembunuhan Arnold Tambunan, Mayat Dalam Septic Tank di Tanjungpinang

Halaman
123
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved