Catet, Begini Cara Penanganan Darurat Mobil Overheat Karena Radiator Kering

Ketika indikator suhu mesin melewati batas normal atau mencapai titik H, wajib hukumnya segera berhentikan mobil di tempat yang aman.

Catet, Begini Cara Penanganan Darurat Mobil Overheat Karena Radiator Kering
otomania.com
Ilustrasi Mesin mobil overheat 

TRIBUNBATAM.id -  Salah satu yang paling sering terjadi jika mobil mogok adalah disebabkan oleh overheat akibat kehabisan atau kekurangan air radiator karena adanya kebocoran.

Jika ini terjadi pada Anda, berikut tips penanganan daruratnya.

Ketika indikator suhu mesin melewati batas normal atau mencapai titik H, wajib hukumnya segera berhentikan mobil di tempat yang aman.

Karena kalau dipaksa berjalan bisa menyebabkan jamming (macet) dan merusak komponen internal mesin seperti setang piston yang bengkok.

Meskipun mobil modern memiliki sistem elektrikal cut off engine ketika mesin terlalu panas, namun untuk berjaga-jaga tetap berhentikan mobil untuk amannya.

Pengakuan Pemilik Diler: Mobil Bekas Warna Ini Susah Laku saat Dijual

Moms, Lakukan Gaya Menyetir Seperti Ini Agar Mobil Hemat Bensin

5 Fakta yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Mobil Daihatsu Ayla Bekas

Bikin Mobil Hemat Konsumsi Bahan Bakar, Inilah 7 Tips Berkendara yang Baik

 

Memasang Segitiga Pengaman Ketika Berhenti Darurat
Memasang Segitiga Pengaman Ketika Berhenti Darurat ()

Saat mobil berhenti, buka kap mesin dan tunggu suhu mesin kembali normal kemudian cek cairan coolant di dalam radiator dan reservoirnya.

Bila kosong, dalam keadaan darurat Anda bisa isi kembali dengan air mineral yang mudah ditemukan di warung atau minimarket.

Bisa saja menggunakan air aki warna biru atau air destilasi, namun belum tentu ketersediaannya mudah didapat dalam kondisi darurat.

Masukkan air ke dalam radiator sampai penuh, kemudian siapkan cadangan air sebanyak 4 - 6 liter jika saat dijalankan mobil mengalami overheat lagi.

Dalam kondisi ini, Anda bisa kembali membawa mobil ke bengkel terdekat atau tempat yang lebih aman untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

.
. ()

Jika mobil sama sekali tidak bisa dijalankan, Anda bisa gunakan jasa towing atau bantuan derek mobil yang lebih aman meskipun memerlukan biaya yang cukup mahal.

Peringatan untuk mobil bertransmisi otomatis, jika dilakukan derek pastikan bagian roda penggerak tidak menempel jalan.

Meskipun dalam kondisi netral, bagian drivetrain yang terhubung transmisi tetap bergerak tetapi kondisi mesin mati tidak ada aliran oli di dalam transmisi.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved