BATAM TERKINI

Kepala Sekolah Ungkap Sosok 2 Guru SD yang Tertangkap BNNP Nyabu di Rumah Dinas

Dua guru SD di SDN 004 Batuaji tertangkap BNNP Kepri saat sedang pesta sabu. Apa kata Kepala sekolah SDN 004 Batuaji?

Kepala Sekolah Ungkap Sosok 2 Guru SD yang Tertangkap BNNP Nyabu di Rumah Dinas
TRIBUNBATAM.id
Penangkapan Sabu-sabu oleh BNN 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala sekolah SDN 004 Batuaji, Sufriadi mengaku kaget saat mendengar kabar ada dua guru yang mengajar di sekolah yang dia pimpin tertangkap petugas BNNP Kepri saat nyabu di rumah dinas sekolah.

Keduanya yakni Irawan Nurdiansah alias Iwan (40) dan Khairil Amri alias Amri (28) menurut Sufriadi dikenal baik dan bersemangat dalam mengajar.

"Mungkin mereka berdua lagi Apes, tapi selama ini memang mereka baik, tidak pernah ada masalah," kata Sufriadi kepada Tribunbatam.id, Jumat (22/2/2019).

Dia mengatakan, dirinya sendiri kaget mendapat kabar bahwa guru dari sekolah yang dipimpinnya ada yang diamankan oleh Pihak BNN sedang pesta Sabu.

"Kalau dari kerja dan tugasnya selama ini tidak ada keluhan, makanya kita kaget," katanya.

Dia mengatakan, secara kedinasan oknum guru tersebut tidak pernah bermasalah.

Kaget Ada Bus Mengerem Mendadak, Sopir Truk Kontainer Banting Stir ke Kiri Hingga Mobil Melintang

2 Guru SD Digerebek Saat Nyabu di Rumah Dinas di Batam, Begini Komentar Ketua Dewan Pendidikan

Kadang Patungan Beli Sabu, Simak 9 Fakta Tertangkapnya 2 Guru SD di Batam Saat Nyabu di Rumah Dinas

Sebelum Mengajar, Guru SD di Batam Ini Ngaku Kerap Nyabu Dulu : Kalau Pakai Sabu Bawaanya Semangat

Dua Guru SD Ini Sering Nyabu di Rumah Dinas di Batam, Digerebek Saat Isap Sabu

"Tetapi kalau pribadinya kita tidak tahu. Kita di sekolah ini mengabdi untuk negara memberikan pendidikan terhadap anak anak, jadi kalau pribadinya itu adalah privasi jadi itu urusan pribadinya,"kata Sufriadi.

Dia juga mengatakan tidak mau mencampuri urusan pribadi gurunya.

"Saya memang kepala sekolah, secara kedinasan ada yang mengikat kita, namun kalau pribadi itu urusan masing masing, tidak mungkin kita urusi pribadi oranglain,"kata Sufriadi.

Dia juga mengatakan mengenai kasus yang menimpa anak buahnya di sekolah tersebut dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved