Banyak WNA Minati Properti, REI Batam Dorong Aturan Atau Regulasi Kepemilikan Properti Bagi WNA

DPD REI Khusus Batam menggelar pendidikan dan pelatihan di Nagoya Hill Hotel, Senin (4/3/2019).

Banyak WNA Minati Properti, REI Batam Dorong Aturan Atau Regulasi Kepemilikan Properti Bagi WNA
anne
Ketua Badan Diklat DPP REI, Priyanto membuka secara resmi pendidikan dan pelatihan di Nagoya Hill Hotel 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - DPD REI Khusus Batam menggelar pendidikan dan pelatihan di Nagoya Hill Hotel, Senin (4/3/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh badan pendidikan dan pelatihan DPP REI dan Bank BTN bersama DPD REI Kota Batam itu mengambil tema menjadi developer yang tangguh guna pembangunan perumahan layak huni.

Ketua DPD REI Khusus Batam, Achyar Ahmad mengatakan Batam memiliki legalitas yang berbeda dengan kota lain soal pertanahan. Hal itu menurutnya menjadikan Batam memiliki keunggulan tersendiri juga, sehingga membutuhkan SDM yang tangguh pula agar produk properti yang dihasilkan terpercaya dan bisa bersaing.

"Ada 5 pengembang nasional masuk dengan proyek triliunan dan bukan lagi miliaran di sini. Kalau pengembang nasional saja bisa masuk Batam, masa orang Batamnya malah tidak yakin buat membangun proyeknya di sini," tuturnya.

Saat ini satu hal yang juga menjadi concern dari DPD REI Khusus Batam adalah mendorong aturan atau regulasi mengenai kepemilikan properti bagi orang asing.

"Sekarang pembeli orang asing itu ada, tapi potensinya masih belum digarap maksimal. Padahal prospeknya bagus," ucapnya.

Polresta Barelang Lepaskan Kembali Pelangsir Minyak yang Sempat Ditangkap di Skupang

Terus Memarahi Yuda, Ayah Fitri Suryati Tak Kuasa Tahan Amarah Saat Rekonstruksi

Syahrini dan Reino Barack Kompak Unggah Video Tunangan

Asyik Main Game Online di Warnet hingga Jam 01.30 WIB, Belasan Bocah Diamankan Satpol PP Batam

Sementara itu, Ketua Badan Diklat DPP REI, Priyanto mengatakan sangat apresiasi karena DPD REI Batam bisa menyelenggarakan diklat secara kontiniu.

"Ini sudah yang ketiga kalinya. Sebelumnya sudah pernah diklat dengan materi rumah tapak, rumah sederhana dan apartemen. Nanti ke depan mungkin bisa materinya soal trade center dan kawasan industri," tuturnya.

Pelaksanaan diklat dilakukan selama dua hari berturut turut dengan pemateri yang beragam. Mulai dari pelaku bisnisnya, hingga dari Kemenpera.

"Yang pemateri adalah pelaku bisnis, seperti Joko Slamet Utomo, dari pak Adri soal perizinan, lalu ada pak Sujadi sebagai profesornya rumah sederhana. Nanti pelaku bisnis ini akan bagikan pengalaman menarik, misalnya soal bagaimana mengantisipasi persoalan perpajakan dan sebagainya," tuturnya.

Diklat secara nasional inipun didukung oleh Bank BTN dengan didukung Kemenpera. Harapannya bagaimana para pelaku bisnis properti bisa saling mengembangkan diri.

"Di lain sisi bukan cuma pengusaha propertinya saja yang dapat ilmu. Kami juga dapat diklat khusus juga soal sistem regulasi pertanahan di Batam," ucapnya. (tribunbatam.id/anne maria)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved