Bos Teh Prendjak Buka-bukaan Soal Kasus Limbah B3, Terpaksa Rumahkan 480 Pekerja

Akhirnya bos Teh Prendjak atau PT Panca Rasa Pratama angkat bicara mengenai penyegelan pabrik Teh Prendjak.

Bos Teh Prendjak Buka-bukaan Soal Kasus Limbah B3, Terpaksa Rumahkan 480 Pekerja
ISTIMEWA
Polda Kepri segel perusahaan yang memproduksi teh Prendjak, minuman kemasan mineral seperti Ravel, Canbo, serta kecap asin merek Chez's 

TRIBUNBATAM.id - Akhirnya bos Teh Prendjak atau PT Panca Rasa Pratama angkat bicara mengenai penyegelan pabrik Teh Prendjak.

Pabrik Teh Prendjak disegel Polda Kepri karena diduga membuang limbah B3. 

Melalui pengacaranya, bos Teh Prendjak butuh kebijakan Polda Kepri untuk melihat ratusan karyawan yang tidak bekerja jika dilakukan penyegelan pabrik produksi Teh Prendjak dan sejumlah minuman kemasan serta kecap itu.

Terhadap penyegelan dan penghentian kegiatan usaha PT. Panca Rasa Pratama (PRP) oleh Polda Kepri, terkait penyelidikan temuan limbah B3 (oli bekas) di perusahaan tersebut, Hendie Devitra didampingi Sabri Hamri, selaku Kuasa Hukum perusahaan enggan memberikan tanggapan terhadap materi perkara yang dituduhkan.

"Kita tunggu saja hasil penyelidikan perkaranya", ujar Hendie malui sambungan whatsapp mengirimkan keterangan persnya, Senin (4/4).

"Terkait penanganan barang bukti yang meliputi identifikasi dan pengamanan berupa penyegelan, sepanjang terhadap barang yg patut diduga terkait dg tindak pidana yang ditemukan di TKP yang dilaksanakan sesuai SOP silakan itu kewenangan penyidik.

Penyebab dan Kronologi Polda Kepri Segel Pabrik Teh Prendjak, Buang Limbah B3

Buaya Sepanjang 4 Meter yang Ditemukan di Saluran Irigasi Dituding Hoaks, Padahal Beneran

Namun tidak dengan tindakan penghentian aktifitas perusahaan dan pemasangan police line di pintu masuk utama.

Penghentian aktifitas sama saja penutupan tempat usaha itu sudah masuk kategori penjatuhan sanksi.

Penerapan pidana tambahan, sedangkan perkaranya masih dalam tahap penyelidikan, ini yg menurut kami kontra produktif. Apakah tidak ada cara lain dalam pengamanan barang bukti? Kita juga harus menghormati azas praduga tidak bersalah," kata Hendie.

Menurutnya akibatnya jelas berpotensi menimbulkan dampak sosial terkait kelangsungan usaha dan nasib 480-an orang pekerja yang menggantungkan hidupnya disana yang sekarang tidak dapat bekerja dan terpaksa dirumahkan.

Halaman
123
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved