Dosen Universitas Putera Batam Lakukan Pembinaan Pengolahan Pupuk Organik

Setiap negara memiliki tanggung jawab dalam mengatasi masalah sampah. Penanganan sampah tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Dosen Universitas Putera Batam Lakukan Pembinaan Pengolahan Pupuk Organik
ISTIMEWA
Pembinaan Komunitas Anak Nelayan Dalam Pembuatan Pupuk Organik Padat 

TRIBUBATAM.id - Setiap negara memiliki tanggung jawab dalam mengatasi masalah sampah. Penanganan sampah tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Akan tetapi, penanganan sampah juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

Secara garis besar jenis sampah digolongkan menjadi dua yaitu sampah organik dan anorganik.

Sampah yang bersumber dari makhluk hidup atau tumbuhan dan hewan yang dibuang karena tidak dapat digunakan atau dikenal dengan ampas dalam  kehidupan sehari-hari disebut sampah organik.

Sedangkan sampah anorganik bersumber dari bahan industri yang tidak dapat terdegradasi dengan mudah oleh tanah, seperti plastik.

Sampah organik dapat terurai oleh tanah.

Namun, apabila sampah organik tidak dibuang pada tempatnya atau tidak dilakukan penangan yang baik akan menyebabkan dampak terhadap lingkungan seperti bau, mendatangkan penyakit dan lain sebagainya.

Untuk menjaga lingkungan diperlukan penanganan sampah organik yang tepat seperti pengolahan sampah menjadi pupuk padat.

Pupuk padat berfungsi sebagai peningkatan sifat fisik, kimia dan mikrobiologi tanah.

Pemanfaatan pupuk organik padat bersifat ramah lingkungan dan sehat.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved