Temukan 200 Ton Limbah Plastik, Kadis LH Batam Segel PT San Hai karena Tak Punya Izin

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, lakukan penyegelan PT San Hai yang beroperasi di Tanjunguncang

Temukan 200 Ton Limbah Plastik, Kadis LH Batam Segel PT San Hai karena Tak Punya Izin
TRIBUNBATAM
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam Herman Rozi mengecek PT San Hai di Tanjunguncang Batam. 

TRIBUNBATAM.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, lakukan penyegelan PT San Hai yang beroperasi di Tanjunguncang.

PT San hai  selama ini tidak memasang papan plang nama dan diduga tidak mengantongi izin.

Penyegelan dilakukan pada Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 14.00 Wib, setelah pihak DLH melakukan pengecekan ke lokasi perusahaan.

"Setelah kita dapat laporan dari mawan kawan media, kita langsung melakukan survei, di sana kita melihat perusahaan yang bergerak di bidang peleburan plastik tersebut tidak bisa menunjukkan izin," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam Herman Rozi, Jumat (8/3/2019).

Dia mengatakan PT San Hai  tidak memiliki izin lingkungan dan dokumen lingkungan, serta pengolahan limbahnya.

"Di lokasi kita juga temukan barang bukti plastik bekas yang sudah dipadatkan sekitar 200 ton, yang akan di daur ulang," kata Herman.

Seorang Ibu Terobos Paspampres, Bersimpuh, Menangis Lalu Pingsan Depan Jokowi saat Resmikan Tol

Identitas Tiga Prajurit TNI yang Gugur, Berikut Kronologis Baku Tembak dan Orang KKB Papua Tewas

Untuk sementara aktifitas di lokasi perusahaan ditutup.

"Kita akan panggil pihak perusahaan untuk meminta legalitas dannizin perusahaan tersebut, sebelum pihak perusahaan memenuhi panghilan dan bisa menunjukkan izin perusahaan akan kita segel,"kata Herman.

Dia juga mengatakan penyegelan dilakukan karena dampak dari kegiatan tersebut sangat membahayakan lingkungan, pasalnya peleburan plastik menggunakan bahan kimia yang bisa berdampak terhadap lingkungan.

"Kita juga tidak menemukan adanya pengolahan limbah perusahaan,"Kata Herman Rozi.(Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved