LIGA INGGRIS

Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Rekor Kemenangan Tandangnya Berakhir di Emirates Stadium

Kalah Dikandang Arsenal, Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Rekor Kemenangan Tandangnya Berakhir di Emirates Stadium

Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Rekor Kemenangan Tandangnya Berakhir di Emirates Stadium
PA
Ole Gunnar Solkjaer 

Kalah Dikandang Arsenal, Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Rekor Kemenangan Tandangnya Berakhir di Emirates Stadium

TRIBUNBATAM.id - Pelatih interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyalahkan start buruk timnya yang membuat rekor kemenangan tandang 100 persen berakhir di Stadion Emirates.

Ole Gunnar Solskjaer menyatakan Manchester United harus membayar mahal akibat start yang buruk dan membuang peluang untuk menang.

Solskjaer juga mengatakan, jika para pemainnya akhirnya mengecewakan dirinya dengan permainan yang lesu di menit awal-awal.

Semua ini setelah United sukses menang dramatis atas Paris Saint-Germain di Liga Champions.

"Kami mulai dengan tempo yang lambat, mungkin itu reaksi balik dari pertandingan kami melawan Paris Saint-Germain," kata Solskjaer kepada Sky Sports yang dilansir BolaSport.com.

9 Fakta Pembunuhan Siswi SMK di Solok Padang, Masuk Lewat Jendela, Sempat Bercumbu dan Dijerat Tali

353 ASN Kota Batam Sudah Dapat SK, Aktif Bekerja Sejak 1 Maret 2019

Luna Maya Pilih Makan Kepiting Tak Jauh dari Lokasi Syahrini dan Reino Barack Konferensi Pers

Jelang Persib Bandung vs Perseru Serui, Maung Bandung Tanpa 5 Pemain, Ini Rencana Miljan Radovic

"Kami menciptakan begitu banyak peluang dibandingkan saat kami mengalahkan mereka di Piala FA."

"Kami terlalu lambat pada 15 menit pertama. Kami juga telat untuk bangkit dengan memberikan mereka (Arsenal) tekanan," ujar Solskjaer menambahkan.

Menurut Solskjaer, Manchester United benar-benar tidak melakukan tekanan pada Arsenal yang membiarkan mereka mampu mengendalikan permainan.

Man United telah memenangi sembilan pertandingan tandang mereka di bawah Solskjaer hingga akhirnya rekor mereka terhenti di Stadion Emirates.

Gol-gol kemenangan Arsenal lahir dari Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Dua gol itu membuat Man United terlempar dari posisi empat besar klasemen Liga Inggris. (*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved