BATAM TERKINI

Ngaku Tak Tau Ada Tenaga Kerja Asing Ilegal Bekerja PT San Hai, Begini Penjelasan Sekdako Batam

Saat ini PT San Hai sedang terbelit sejumlah pelanggaran terkait usahanya di Tanjung Uncang Batam. Termasuk terkait adanya tenaga kerja asing ilegal.

Ngaku Tak Tau Ada Tenaga Kerja Asing Ilegal Bekerja PT San Hai, Begini Penjelasan Sekdako Batam
Tempat lain
Jefridin Sekdako Batam 

Jefridin : Karena Tak Ada Anggaran Dinas Luar Negeri, Pemko Tak Hadir Dalam Pembahasan Masuknya PT San Hai

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengaku baru mengetahui sedikit informasi perihal dugaan adanya pelanggaran 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) di perusahaan PT San Hai.

Dugaan adanya pelanggaran ini sendiri diketahui setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Imigrasi Batam.

"Saya saja memang baru tahu ada lima dari 20 TKA yang tak memenuhi persyaratan, kita akan pastikan dalam pertemuan itu," kata Jefridin, Selasa (12/3/2019).

Diakuinya perihal pemberian izin perusahaan, Jefridin mengaku hal itu tidak menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, sehingga pihaknya tidak mengetahui bagaimana perusahaan tersebut beroperasi.

Pemko akan menyesuaikan dengan aturan yang ada, jika nantinya didapat adanya pelanggaran, maka akan diproses sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, kata dia, memang Pemko Batam diundang dalam sebuah pertemuan terkait rencana masuknya perusahaan ini.

Gerah Sopir Taksi Online & Konvensional Ribut Terus, Ini Komentar Kepala Dishub Batam

Tak Terima Temannya Dipersekusi, Ratusan Sopir Taksi Online Geruduk Gedung Sumatera Expo Batam

Resmi Disegel, Ini Kesalahan PT San Hai di Tanjung Uncang, DLH Batam Segera Lakukan Gelar Perkara

Disimpan Dalam Kemaluan hingga Sepatu, Sejak Januari 2019, 13 Kurir Sabu Dibekuk di Hang Nadim Batam

Membusuk dengan Tangan Terikat Tanpa Celana, Simak Sejumlah Fakta Penemuan Mayat di Tiban Batam

Namun ketika itu, hanya Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kepulauan Riau (Kepri) yang hadir, Pemko tak menghadirinya.

Ia mengaku tidak hadirnya Pemko Batam, karena memang Pemko fokus pada pembangunan infrastruktur dan tak ada anggaran untuk pergi ke pertemuan tersebut.

"Kita memang tidak mengagendakan perjalanan dinas, apalagi keluar negeri, jadi saat itu kita tidak ikut pertemuan," kata Jefridin menjelaskan.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved