SKANDAL SEUNGRI

Seungri Klaim Dirinya Dijebak, Pengacara Sebut 'CEO A' Punya Hutang 2 Miliar Won Terhadap Kliennya

Pengacara Seungri Mengklaim Dia Tertipu, Dan Skandal Prostitusi Sebelumnya Adalah Jebakan

Seungri Klaim Dirinya Dijebak, Pengacara Sebut 'CEO A' Punya Hutang 2 Miliar Won Terhadap Kliennya
KPop Map
Seungri member BIGBANG pensiun dari dunia hiburan 

TRIBUNBATAM.id- Pengacara hukum Seungri mengklaim bahwa kliennya Seungri telah ditipu dan dimanipulasi.

Catatan obrolan baru mengungkapkan bahwa Seungri diduga menyediakan layanan prostitusi bagi rekan bisnisnya pada tahun 2014.

Dalam log obrolan, Seungri menyebutkan harga dan kepribadian gadis-gadis itu, yang diberi nomor.

Ia bahkan memberikan gambar berdasarkan permintaan.

Namun demikian, melansir dari Koreaboo pengacara Seungri telah menyatakan bahwa pesan yang dikirim Seungri saat ini adalah hasil dari pertanyaan berbahaya yang diajukan oleh CEO A.

Menurut pengacara itu, CEO A telah menipu Seungri sebesar 2 miliar KRW ($ 1.756.319 USD) dan pesan Seungri adalah hasil dari kejatuhannya untuk pertanyaan berbahaya CEO A.

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Jumat (15/3) Ini: Min Yoo Ra Ketahui Identitas Asli Woo Bin

Unggah Video Kemanusiaan Ini Di Instagram, Tamara Bleszynski Mengaku Tidak Mewakili Parpol Manapun

Percakapan Baru Soal Skandal Prostitusi Seungri Terungkap, Sebut Nama Indonesia!

Seungri Minta Pendaftaran Wajib Militernya Ditunda, Begini Respon Pihak Militer Korea Selatan

"CEO A menipu Seungri sebanyak 2 miliar won. Seungri menggugatnya karena penipuan tetapi jatuh karena pertanyaan jebakan yang diajukan dengan jahat oleh CEO A. Tampaknya CEO A dengan cermat merencanakan pertanyaan untuk digunakan sebagai ancaman jika masalah muncul setelah melakukan penipuan," ujar pengacara Seungri.

Berkenaan dengan informasi tentang gadis-gadis yang dikirim Seungri, pengacara mengklaim bahwa ia menggunakan foto-foto wanita yang berkeliaran di internet dengan harapan dapat menerima uangnya kembali.

Ia juga menyatakan bahwa kesepakatan itu tidak pernah terjadi.

"Dia mengirim foto-foto wanita yang tidak dia kenal yang berkeliaran di internet. Kesepakatan itu sebenarnya tidak terjadi. Dia hanya mengatakan hal-hal itu dalam buku-buku bagusnya dengan harapan bahwa dia akan mendapatkan uang 2 milyar won nya kembali," ucapnya lagi.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Anne Maria
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved