Tutup Jalan Sangatta Bengalon, TNI Ledakan Mortir Peninggalan Zaman Perang Dunia II

"Semua dilakukan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga Kutai Timur," ucapnya melalui siaran pers yang diterima Tribunkaltim.co, dari Penera

Tutup Jalan Sangatta Bengalon, TNI Ledakan Mortir Peninggalan Zaman Perang Dunia II
HO/Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma
Benda Mortir peninggalan Perang Dunia II di Kutai Timur. Jajaran Kodam VI/Mulawarman, bersama Kodim 0909/Sangatta meledakan mortir peninggalan Perang Dunia II di eks area tambang PT Damanka. 

TRIBUNBATAM.id - TNI akhirnya ledakan Mortir peninggalan Perang Dunia II.

Setelah melalui penyusunan skema pemindahan dan penghancuran, kini mortir telah hancur diledakan oleh tim Paldam Kodam VI/Mulawarman (Mlw).

Hal ini diungkapkan oleh Dandim 0909/Sangatta, Letkol Inf Kamil Bahren Pasha.

Dia menilai, sudah jadi kewajiban pihak Kodim 0909/Sangatta untuk mengamankan barang-barang berbahaya peninggalan era perang.

"Semua dilakukan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga Kutai Timur," ucapnya melalui siaran pers yang diterima Tribunkaltim.co, dari Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jumat (15/3/2019).

KPK OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Reaksi Mahfud MD: Semuanya Akan Terungkap pada Waktunya

Ada 163 Titik Kebakaran Lahan di Bintan, Petugas Damkar Kewalahan Memadamkan Api

KPK OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Reaksi Sujiwo Tejo: Mudah Ditebak, Membosankan

Unggah Video Kemanusiaan Ini Di Instagram, Tamara Bleszynski Mengaku Tidak Mewakili Parpol Manapun

Eksekusi penghancuran dilakukan dengan sangat hati-hati di eks area tambang PT Damanka, Jalan Poros Sangata-Bengalon, RT 29, Desa Singa Gembara, Sangatta Utara, Kutai Timur, Kamis (14/3/2019) kemarin.

Diledakannya mortir peninggalan Perang Dunia II itu berdasarkan instruksi langsung dari Panglima TNI yang diterima oleh Pangdam VI/Mlw yang diteruskan sampai ke tingkat Kodim.

Pasalnya, jika amunisi itu tersentuh apalagi terguncang, dapat memicu ledakan dengan radius sejauh 2 Km, dan dapat berdampak buruk bagi masyarakat sekitar penemuan bom.

"Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk menciptakan rasa aman dan aman bagi rakyat. TNI selalu siap hadir untuk rakyat," tegasnya.

Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, sebelum proses peledakan dilakukan, pihaknya melakukan sterilisasi disekitar lokasi peledakan.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved