CATAT! Begini Cara Membedakan Tanda Awal Kehamilan dan Haid yang Terlambat

Sebagai wanita terutama yang sudah menikah, Anda wajib tahu bagaimana cara membedakan gejala haid terlambat dan tanda awal kehamilan.

CATAT! Begini Cara Membedakan Tanda Awal Kehamilan dan Haid yang Terlambat
New Kids Center
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Pernahkah Anda merasa heran saat haid tak kunjung datang padahal sesuai kalender seharusnya sudah haid?

Bagi yang sudah berumahtangga, haid yang terlambat bisa diartikan menjadi dua kemungkinan. Bisa jadi tanda awal kehamilan atau bisa juga sesuatu yang wajar karena haid yang terlambat.

Apalagi, terkadang sindrom premenstruasi atau PMS dan tanda awal kehamilan memiliki kemiripan.

Hal ini akan bertambah sulit dibedakan bagi mereka yang sedang berharap untuk hamil.

Nah, meski perbedaan gejala dapat bervariasi pada setiap perempuan, tentu Anda wajib tahu bagaimana cara membedakan gejala haid yang terlambat dan tanda awal kalau sudah positif hamil.

Berikut ulasannya seperti yang dilansir dari HelloSehat :

BISA DICOBA! Jus Lemon hingga Baking Soda, 3 Ramuan Alami Ini Bisa Atasi Asam Urat, Gampang Buatnya

Tidak Sedang Haid Tapi Perut Terasa Kram, Bisa Jadi Tanda Hamil. Simak 12 Kemungkinan Berikut Ini

WAJIB TAHU! Inilah 8 Perbedaan Telat Haid dan Tanda Awal Kehamilan

Sering Kram Perut Saat Haid? Inilah 7 Cara Mengatasi Nyerinya

1. Nyeri payudara yang berlangsung lama adalah tanda kehamilan umum

Payudara yang membengkak dan terasa nyeri adalah tanda PMS. Terutama jika jaringan payudara terasa padat, terutama di sisi terluar. Anda juga mungkin mengalami sensasi payudara yang terasa penuh, sesak, disertai oleh rasa nyeri dan berat. Keluhan juga hanya muncul tepat sebelum menstruasi Anda, dan berhenti di hari pertama menstruasi atau selama periode haid Anda.

Namun, jika kehamilan terjadi maka payudara Anda mungkin terasa sakit agak lama, sensitif, atau lunak saat disentuh. Kedua payudara juga mungkin terasa lebih padat dan lebih berat.

Kelembutan dan pembengkakan ini biasanya akan terjadi 1-2 minggu setelah pembuahan terjadi dan dapat berlangsung cukup lama akibat lonjakan tingkat progesteron dalam tubuh untuk mendukung kehamilan.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved