KARIMUN TERKINI

Jatuh Terlungkup, Tahanan Titipan Polres Karimun Meninggal Dunia saat Dibawa ke Rumah Sakit

"Dia awalnya duduk-duduk. Tiba-tiba tertelungkup seperti nahan sakit. Kawan-kawannya langsung teriak ke petugas jaga. Tadi itu siang sekitar pukul 14.

Jatuh Terlungkup, Tahanan Titipan Polres Karimun Meninggal Dunia saat Dibawa ke Rumah Sakit
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang tahanan Satreskrim Polres Karimun kasus dugaan penggelapan yang dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II Tanjungbalai Karimun meninggal dunia, Minggu (17/3/2019) siang.

Tahanan pria bernama Filtra ardiansyah (33) atau yang biasa disapa Adi itu meninggal saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Novi Irwan yang dikonfirmasi mengatakan dari pemeriksaan pihaknya, Adi awalnya berbincang-bincang dengan tahanan lain di ruang Admisi Orientasi (AO).

Debat Ketiga Cawapres 2019, Rujukan Berbelit-belit, Sandiaga akan Benahi Uji Rujukan BPJS Kesehatan

Debat Ketiga Cawapres 2019, Maruf Amin Sebut Tekan Pengangguran dengan Pembangunan Infrastruktur

Suporter Genoa Protes Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Minta Ganti Rugi Tiket Genoa vs Juventus

Debat Ketiga Cawapres 2019, Sandiaga Uno Akan Hentikan Ujian Nasional

"Dia awalnya duduk-duduk. Tiba-tiba tertelungkup seperti nahan sakit. Kawan-kawannya langsung teriak ke petugas jaga. Tadi itu siang sekitar pukul 14.15 WIB," kata Novi pada Minggu malam.

Petugas lalu membawa Adi ke klinik kesehatan Rutan. Selanjutnya petugas membawa le RSUD Muhammad Sani. Namun sayangnya Adi meninggal di dalam perjalanan.

"Dokter menyatakan dia meninggal sekitar satu menit sebelum sampai ke rumah sakit," jelas Novi.

Novi menambahkan, dari hasil pemeriksaan tim inafis dan dokter, tidak ada ditemukan tanda-tanda sakit.

"Hari-hari tak ada sakit. Tadi sudah dicek dokter dan Inafis. Dokter bilang tak ada sakit. Makanya heran juga. Kalau setahu kita kalau mendadak itu biasanya karena sakit jantung atau angin duduk," papar Novi.

Adi sendiri mulai dititipkan di Rutan pada 1 Maret 2019.

Ia ditemptkan di ruang AO bersama dengan tahanan baru lainnya.

Dari keterangan para tahanan yang sekamar dengannya kepada pihak Rutan, Adi dikenal sebagai cocok ceria.

Namun dalam beberapa hari belakangan ia sering marah.

"Dia sudah dibawa pihak keluarga. Sekarang sudah di rumah duka," tambah Novi. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved