BATAM TERKINI

Dilempar Batu, Korban Bentrok Sopir Taksi Habiskan Rp 6 Juta, Pelaku Janji Ganti Biaya Berobat

Saat bentrok antara taksi online dan taksi konvensional tersebut, Angga kena lemparan batu dan tendangan yang menyasar tepat di bagian kepalanya.

Dilempar Batu, Korban Bentrok Sopir Taksi Habiskan Rp 6 Juta, Pelaku Janji Ganti Biaya Berobat
tribubatam
Sopir taksi konvesional dan taksi online kembali ribut di Engku Putri, Batam, Minggu (17/3/2019) 

Dilempar Batu, Korban Bentrok Sopir Taksi Habiskan Rp 6 Juta, Pelaku Janji Ganti Biaya Berobat

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Wiwin Angga (27), mengalami cidera cukup serius saat keributan antara taksi konvensional dan taksi online terjadi, Minggu (17/3/2019) pagi.

Saat bentrok antara taksi online dan taksi konvensional tersebut, Angga kena lemparan batu dan tendangan yang menyasar tepat di bagian kepalanya.

Setelah dilakukan visum dari RS Elisabeth Batam Center, ditemukan ada cidera serius di kepala bagian belakang dan samping.

Ketika dikonfirmasi kembali mengenai kelanjutan dari peristiwa ini, Angga menuturkan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Ada dua pelaku. Yang satu atas nama Marco. Yang satu lagi atas nama Wandi. Sama Marco sudah selesai pada hari Minggu kemarin. Yang sama Wandi baru selesai tadi malam," ujar Angga kepada TRIBUNBATAM.ID pada Selasa (19/3) pagi.

Menurut informasi yang TRIBUNBATAM.ID dapatkan dari Angga, kedua belah pihak telah menandatangani surat perjanjian perdamaian.

Sudah Ada Titik Jemput Tapi Sopir Taksi Masih Ribut, Dishub Batam Minta Gubernur Kepri Bertindak

Dilempar Batu dan Ditendang Kepalanya, Begini Kondisi Korban Bentrok Taksi Online Vs Konvensional

Kuburan Jadi Tempat Nongkrong dan Pacaran, Ini yang Dilakukan Polsek Batuaji Batam

"Saya dan Wandi sudah bersepakat untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan. Ada tiga poin kesepakatan, dan salah satunya si Wandi harus bersedia membayar biaya pengobatan sebesar Rp 6 juta," ujarnya.

Malang tak dapat ditolak, Wandi pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kapolsek Batam Kota, AKP Ricky Firmansyah kepada TRIBUNBATAM.ID.

"Sudah selesai. Sudah damai dari kedua belah pihak. Artinya masalah ganti rugi dan sejenisnya seperti pembiayaan pun juga sudah dikembalikan kepada kedua belah pihak untuk diatur sesuai yang telah disepakati," ujarnya.

Dari penjelasan Ricky ketika keributan terjadi, dirinya berharap kedua belah pihak segera membuat kesepakatan dengan pihak Polsek Batam Kota.

Mengingat keributan tersebut adalah yang ketiga kalinya terjadi di wilayah Batam Kota.

"Selama saya menjabat menjadi Kapolsek, ini sudah yang ketiga kalinya. Saya akan segera mengajak ketua-ketua forum dari kedua belah pihak untuk membuat kesepakatan di wilayah Batam Kota. Saya tidak ingin keributan ini terus berulang," ujarnya. (tribunbatam.id/dipa nusantara)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved