BATAM TERKINI

Selipkan Jarum Dalam Nasi Padang, Begini Cara Warga Binaan Selundupkan Barang Terlarang

Petugas Lapas Kelas II Barelang Batam membongkar modus yang kerap digunakan warga binaan untuk menyelundupkan barang terlarang.

Selipkan Jarum Dalam Nasi Padang, Begini Cara Warga Binaan Selundupkan Barang Terlarang
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Barelang Batam, dibantu Polsek Sagulung menggeledah kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (19/3/2019). 

Selipkan Jarum Dalam Nasi Padang, Begini Cara Warga Binaan Selundupkan Barang Terlarang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Barelang Batam menyita sejumlah barang yang dilarang masuk ke dalam kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Penyitaan itu dilakukan saat petugas Lapas dibantu aparat Polsek Sagulung menggeledah kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (19/3/2019).

Penggledahan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan masuknya barang barang yang bisa membahayakan hidup sesama warga binaan tersebut.

Saat penggedahan dilakukan petugas menemukan 3 buah MP3, 2 pisau cukur, 1 buah headset, 1 buah cermin, 1 buah gelas, 2 meter kabel, 1 buah pemanas air, 4 buah kabel data.

"Barang ini semua kita sita,"kata Surianto.

Dia menjelaskan selama ini pengawasan sudah dilaksanakan oleh petugas secara maksimal, namun barang barang tersebut tetap bisa masuk.

"Dengan kegiatan ini, kita harapkan ke depan keberadaan barang barang yang tidak diperbolehkan semakin kecil kemungkinan untuk masuk ke dalam kamar WBP,"kata Surianto.

Untuk barang-barang yang ditemukan oleh petugas dari dalam kamar WBP semua didata dan nanti akan dimusnahkan.

"Kita juga akan mendata pemilik barang tersebut dan akan kita lakukan pengembangan dari mana barang tersebut bisa masuk," kata Surianto.

Surianto mengatakan, seketat apapun dibuat pengawasan terhadap warga binaan, mereka semakin pintar dalam mencari cara untuk mengelabui petugas.

"Kita pernah temukan ada keluarga warga binaan yang memasukkan benang dan jarum ke dalam nasi Padang, untuk mengelabui petugas," kata Surianto.

Lokasi lapas juga yang berada di pinggir jalan baik perumahan dan juga jalan untuk Rutan, membuat keluarga atau orang dekat para tahanan bisa dengan mudah memasukkan barang ke dalam Lapas.

"Intinya WBP itu sangat pintar untuk mengelabui petugas," kata Surianto.

Namun meski demikian kata Surianto, pihaknya juga tidak kurang cara untuk melakukan pengawasan terhadap hal tersebut. (tribunbatam.id/ian sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved