WISATA TANJUNGPINANG

Destinasi Wisata Istana Kota Lama, Dibangun dengan Anggaran Besar Namun Tak Bisa Dipelihara

Di balik gerbang, persis di sudut kiri, ada sebuah pos jaga dari bangunan permanen. Pintunya tertutup rapat, tidak seorangpun penjaga ada di dalam rua

Destinasi Wisata Istana Kota Lama, Dibangun dengan Anggaran Besar Namun Tak Bisa Dipelihara
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Destinasi Wisata Istana Kota Lama di Kota Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kesan sepi langsung merasuk ketika langkah kaki melewati gerbang masuk di lokasi wisata di Sei Carang Kota Tanjungpinang, Kamis (21/3/2019) tengah hari.

Tulisan 'Istana Kota Lama' dengan huruf-huruf dari semen timbul terpampang di palang atas gerbang masuk.

Di balik gerbang, persis di sudut kiri, ada sebuah pos jaga dari bangunan permanen. Pintunya tertutup rapat, tidak seorangpun penjaga ada di dalam ruangan yang berdinding kaca ini.

Kesan sepi itu kian menyeruak saat berada di tengah taman wisata Istana Kota Lama ini.

Berbagai jenis pohon dengan daun yang rindang tumbuh di atas rumput-rumput yang sebagian besar tidak terurus.

Nyaris tidak ada suara apapun terdengar di dalam taman ini.

Sidang Sempat Molor, Kasus Gugatan Masyarakat Sei Gong Masuki Tahap Mediasi

ATB Selesaikan Pekerjaan Jalur Transmisi, Suplai Air di Batam Tahap Pemulihan 

Terkait Kasus Pungli, Kepala BKPSDM Batam Dikabarkan Diperiksa Polisi, Ini Kata Wakil Walikota

Terkait Kasus Dugaan Pungli Pengangkatan Honorer ke CPNS, Polisi Periksa 20 Guru di Batam

Para pengunjung pun hampir tidak kelihatan, hanya sepasang remaja duduk berdekatan di bangku besi. Kadang keduanya tampak saling berpelukan.

Ada puluhan kursi besi dibangun permanen di dalam taman. Warna catnya serba biru dan masih baru. Kaki-kaki bangku besi itu ditanam dalam tanah dan dicor dengan semen.

Tidak jauh dari setiap bangku besi itu, selalu ada tiga tong sampah plastik yang sengat dibangun sepaket.

Jumlah paketan tong sampah ini bisa mencapai puluhan unit. Warna peketan tong sampah pun selalu mirip: merah, kuning dan hijau.

Halaman
1234
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved