BATAM TERKINI

Musim Panas, Selama Sebulan Sudah 500 Warga Sekupang Batam Kena Penyakit ISPA

Puskemas Sekupang menangani tiga jenis penyakit yang menyerang masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sekupang. Bahkan 500 orang kena ISPA.

Musim Panas, Selama Sebulan Sudah 500 Warga Sekupang Batam Kena Penyakit ISPA
net
Ilustrasi sakit saluran pernafasan 

Musim Panas, 500 Warga Sekupang Batam Kena Penyakit ISPA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dalam tiga bulan belakangan di tengah cuaca panas melanda Kota Batam, Puskemas Sekupang menangani tiga jenis penyakit yang menyerang masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sekupang.

Adapun tiga penyakit tersebut yakni Infeksi saluran pernapasan atas (Ispa), Infeksi kulit dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Tiga bulan belakangan ini penyakit yang paling sering ditangani adalah Ispa, infeksi kulit dan DBD," terang Dokter Hilda penanggung jawab upaya kesehatan masyarakat Puskesmas Sekupang, Kamis (21/3/2019).

Hilda juga menyebutkan, bahwa penyakit Ispa paling banyak ditangani dan terjangkit kepada warga hingga dalam satu bulan rata-rata mencapai 500 kasus.

Selanjutnya, infeksi kulit rata-rata 50 kasus, sedangkan demam berdarah baru-baru ini mulai meningkat dengan 5-8 kasus perbulan.

"Penyakit yang terbanyak adalah infeksi ISPA rata-rata dalam satu bulan 500 kasus, infeksi kulit 50 kasus dan yang mulai meningkat yaitu demam berdarah (DBD) dengan 5-8 kasus perbulan,"ujarnya.

Diskon 50 Persen Beauty Macaron Maker di The Emdee Skin Clinic Batam

PROMO! Beli 3 Gratis 1 dan Beli 5 Gratis 2 Roti di New Sun Bread

Destinasi Wisata Istana Kota Lama, Dibangun dengan Anggaran Besar Namun Tak Bisa Dipelihara

Awas, Kesehatan Mental Kamu Ternyata Bisa Dilihat Dari Unggahanmu di Instagram Loh, Coba Cek!

Sidang Sempat Molor, Kasus Gugatan Masyarakat Sei Gong Masuki Tahap Mediasi

Hilda juga menyebutkan, adapun Tips menangani beberapa masalah penyakit tersebut, yaitu untuk penyakit Ispa, dengan kondisi cuaca yang panas diharapkan warga yang biasa minum air putih 8-10 gelas perhari agar ditingkatkan, istirahat yang cukup, serta membiasakan makan buah dan sayur setiap hari.

Sedangkan mengenai DBD diharapkan masyarakat dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan tindakan 3M Plus.

"Masyarakat cukup menjalankan tindakan 3M plus untuk mencegah nyamuk DBD bersarang di pemukiman dan menyerang warga," tuturnya.

Hilda berharap apabila masyarakat menemukan kasus DBD di lingkungan mereka agar segara di laporkan ke Puskesmas terdekat, nanti apabila 3 dari 50 rumah disana terdapat indikasi positif jentik maka akan dilakukan pengasapan (fogging). (tribunbatam.id/mri)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved