BATAM TERKINI

Perusak Spanduk Di Kecamatan Lubuk Baja Dibebaskan dari Tuntutan, Ini Alasannya

Pelaku perusakan salah satu alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk, yang terjadi Jumat (16/3/2019) sore, akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan.

Perusak Spanduk Di Kecamatan Lubuk Baja Dibebaskan dari Tuntutan, Ini Alasannya
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Pelaku perusakan salah satu alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk, Jumat (16/3/2019) sore, akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Pelaku perusakan salah satu alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk, yang terjadi Jumat (16/3/2019) sore, akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan.

Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Ahmad Yusuf, selaku Ketua Panwaslu Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, kepada TRIBUNBATAM.ID, Kamis (21/3/2019) siang.

"Pihak dari pelapor tidak ingin melanjutkan kasus perusakan ini. Hal tersebut mempertimbangkan kondisi pelaku atas nama Muhammad Ritonga yang membuat pelapor tidak tega. Sehingga pelaku dibebaskan dari segala tuntutan," ujarnya.

Penuturan Ahmad Yusuf sesuai dengan pengamatan TRIBUNBATAM.ID saat berada di Mapolsek Lubuk Baja, tempat pelaku diamankan pertama kalinya pada Jumat (16/3/2019) malam, terlihat jelas bahwa pelaku mengalami gangguan kesehatan di bagian kakinya.

Sehingga, untuk berjalan pun, pelaku harus menggunakan sebuah tongkat.

"Ya benar, dengan menggunakan tongkatnya tersebut si pelaku merobek APK berupa spanduk milik salah satu partai politik. Jadi, kasus ini tidak dilanjutkan. Faktor kondisi kesehatan," lanjut Ahmad.

2 Wanita Muda Jatuh dari Lantai 3 Kos Timpa Mobil, Berikut Kesaksian Pemilik Mobil

2 Wanita Muda Jatuh dari Lantai 3 Kos Timpa Mobil, Berikut Kesaksian Pemilik Mobil

Hati Hati! 3 Jenis Makanan Yang Sering Dikonsumsi Ini Punya Efek Berbahaya Bagi Kesehatan Otak

LOWONGAN KERJA - Pendaftaran Lowongan Kerja di BUMN Diperpanjang, Klik rekrutbersama.fhcibumn.com

Jelang UNBK, 26 SMP Negeri di Batam Dapat Fasilitas Laptop Baru, Total 200 Unit

Ketika disinggung mengenai laporan perusakan APK, Ahmad mengakui bahwa laporan tersebut belum sampai kepada Bawaslu Kota Batam.

"Sejauh ini laporannya tidak dimasukkan ke Bawaslu Kota Batam. Sudah saya tanyakan juga ke anggota saya," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, telah menghimbau kepada setiap peserta pemilu untuk segera melaporkan setiap peristiwa perusakan APK yang dianggap merugikan.

"Jika merasa dirugikan, laporkan. Jangan lupa disertakan dengan bukti dan saksi, sehingga memenuhi persyaratan formil dan materilnya," jelasnya kepada TRIBUNBATAM.ID. (tribunbatam.id/dipa nusantara)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved