BATAM TERKINI

Terkait Kasus Pungli, Kepala BKPSDM Batam Dikabarkan Diperiksa Polisi, Ini Kata Wakil Walikota

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kota Batam, M Sahir dikabarkan diperiksa pihak kepolisian, Rabu (20/3/2019) lalu di Polresta Barelang

Terkait Kasus Pungli, Kepala BKPSDM Batam Dikabarkan Diperiksa Polisi, Ini Kata Wakil Walikota
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. TRIBUN BATAM/ENDRA KAPUTRA 

Terkait Kasus Pungli, Kepala BKPSDM Batam Dikabarkan Diperiksa Polisi, Ini Kata Wakil Walikota

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Sahir dikabarkan diperiksa pihak kepolisian, Rabu (20/3/2019) lalu di Polresta Barelang.

Berdasarkan informasi yang beredar, pemeriksaan ini masih ada kaitannya dengan laporan sejumlah guru terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengangkatan guru honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Batam, 2013 lalu. Dan Sahir ikut dimintai keterangannya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang dikonfirmasi wartawan, belum mengetahui kabar tersebut.

"Saya belum dapat informasi. Tak tahu apa tema (pemanggilan)nya, kapan dipanggil?," tanya Amsakar, balik bertanya kepada wartawan, Kamis (21/3/2019) di Gedung DPRD Kota Batam.

Amsakar mengaku sudah beberapa hari ini tidak berada di Batam, dan baru pulang dari tugas luar daerah. Karena itu, ia tak tahu kabar terbarunya.

"Coba tanya pak Sahir," ujarnya.

Terkait Kasus Dugaan Pungli Pengangkatan Honorer ke CPNS, Polisi Periksa 20 Guru di Batam

Pemain Baru Persib Terungkap saat Latihan di Batam 25 Maret 2019, Radovic Ingin Juara Liga 1 2019

PLN Batam Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir Hingga Jumat (22/3) Besok, Cek Link Jadwal Disini

Pelipatan Surat Suara Selesai, 2.028 Lembar Surat Suaranya Dinyatakan Rusak

PROMO! Sarapan di Swiss-Belhotel Harbour Bay Cukup Bayar Separuh Harga

Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Saber Pungli Polresta Barelang, AKBP Mudji Supriyadi mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah guru terkait dengan laporan adanya dugaan pungli terhadap pengangkatan guru honorer menjadi CPNS di Batam.

Proses pemeriksaan akan terus dilanjutkan. Karena memang kasus ini melibatkan banyak guru, sehingga keterangan dari mereka diperlukan untuk dilakukan proses selanjutnya.

"Saat ini kita sudah lakukan pemeriksaan beberapa orang saksi, tahapan selanjutnya kita akan tingkatkan ke dalam proses penyidikan," ujar Mudji, Rabu (20/3).

Diakuinya, sudah ada 20 guru yang dimintai keterangan oleh tim penyidik untuk menggali lebih dalam atas informasi yang didapat dari laporan sebelumnya. Ia juga meminta pihak pelapor untuk bersabar, karena memang butuh waktu dalam menentukan apakah temuan tersebut benar pungli atau tidak.

"Lagi didalami oleh kita, tunggu saja," kata Mudji lagi. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved