PEMILU 2019

Aturan Pemasangan Alat Peraga Kampanye, Bawaslu Batam: Satu Kelurahan Maksimal 10 Spanduk Per Partai

Bawaslu Batam mengingatkan aturan pemasangan alat peraga kampanye pada partai menjelang Pemilu 2019. Termasuk soal pemasangan spanduk.

Aturan Pemasangan Alat Peraga Kampanye, Bawaslu Batam: Satu Kelurahan Maksimal 10 Spanduk Per Partai
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam Syailendra Reza 

Ketentuan Pemasangan Alat Peraga Kampanye, Bawaslu Batam : Satu Kelurahan Maksimal 10 Spanduk Tiap Partai

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Menjelang pemilihan umum (pemilu) dilaksanakan, setiap partai politik diperbolehkan untuk melakukan kampanye guna memperkenalkan calon yang diusungnya kepada masyarakat.

Salah satu bentuk dari proses pengenalan tersebut adalah dengan memasang alat peraga kampanye, seperti spanduk.

Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, kepada TRIBUNBATAM.ID.

"Model kampanye itu banyak macamnya. Yang biasa dilakukan itu dengan pertemuan tertutup atau tatap muka dengan konstituen. Cara lain yaitu dengan atribut kampanye, salah satunya spanduk," ujarnya tegas.

Untuk pemasangan spanduk setiap partai politik pun juga memiliki ketentuan. Tidak diperbolehkan memasangnya secara sembarangan.

"Ketentuan sebenarnya itu setiap satu partai politik hanya diperbolehkan memasang 10 spanduk di satu kelurahan. Ingat, untuk partai politik loh ya, bukan untuk caleg," tegasnya lagi.

Diakui olehnya bahwa Bawaslu Kota Batam juga sudah menghimbau setiap peserta pemilu, dalam hal ini partai politik, untuk mengkoordinasikan perihal peletakkan spanduk yang dilakukan.

Ada Oknum Rusak Alat Peraga Kampanye Peserta Pemilu, Ini Tindakan Bawaslu Batam

2.957 Pengawas TPS Pemilu Siap Dilantik Bawaslu Batam, Cek Jadwalnya Disini

CATAT! Hari Ini Ada Pemadaman Listrik Bergilir Mulai Jam 09.00 Pagi, Cek Jadwal Sesuai Lokasi Disini

ATURAN BARU! Naik Ojek Online, Jauh Dekat Maksimal 5 Kilometer Tarifnya Rp 10.000

"Ini guna meninjau perkembangannya, termasuk jika terjadi perusakan," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai penertiban alat peraga kampanye (APK) yang tidak sesuai ketentuan, Reza mengaku telah berkoordinasi maksimal dengan Panwaslu di setiap kecamatan agar menindak tegas APK yang tidak memenuhi aturan.

"Sejauh ini penertiban sudah dilaksanakan 3 sampai 4 kali. Untuk tingkat kecamatan, bisa seminggu itu sekali. Tergantung tingkat kesibukan. Maklum, sudah mau mendekati, jadi kami agak sibuk," tuturnya. (tribunbatam.id/dipa nusantara)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved