BATAM TERKINI

Sejak Januari 2019, 584 Pasangan Ajukan Cerai ke Pengadilan Batam, Paling Banyak Dipicu Ekonomi

Selama tiga bulan sejak Januari 2019, Pengadilan Agama Batam sudah menerima 584 kasus pengajuan perceraian pasangan suami istri (pasutri) di Batam.

Sejak Januari 2019, 584 Pasangan Ajukan Cerai ke Pengadilan Batam, Paling Banyak Dipicu Ekonomi
doadankajianislami.com
Ilustrasi perceraian 

Sejak Januari 2019, Pengadilan Agama Batam Terima 584 Pasangan Ajukan Cerai, Paling Banyak Karena Ekonomi

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selama tiga bulan sejak Januari 2019, Pengadilan Agama Batam sudah menerima 584 kasus pengajuan perceraian pasangan suami istri (pasutri) di Kota Batam.

Hal ini disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Kota Batam, Ifda, Jumat (22/3/2019).

"Selama tiga bulan belakangan ini kasus pengajuan perceraian yang kita tangani relatif banyak, hingga mencapai 584 kasus pengajuan perceraian dari Pasutri di Batam," terang Ifda.

Ifda melanjutkan, adapun 584 kasus pengajuan perceraian ini di antaranya cerai talak sebanyak 136 kasus, sedangkan cerai gugat sebanyak 448 kasus pengajuan perceraian.

"Dari data yang kita catat dan tangani, rata-rata pengajuan perceraian masih mendominasi kasus pengajuan perceraian adalah perempuan,"ungkapnya.

Ifda juga menerangkan, bahwa permohonan perceraian di Kota Batam masih didominasi oleh pihak perempuan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di mana kebanyakan permasalahan yang dia temui dari para pemohon itu adalah masalah ekonomi yang pertama.

Terkait Penyelundupan 155 TKI Ilegal, Kapolresta Barelang: Pelaku Gunakan Speedboat Canggih

Saat Ekspose, Marlin Tersangka Pembunuhan Roni, Mayat Tangan Terikat di Batam Dipapah Saat Jalan

Pembunuhan di Batam, Mabeos Marah Istri Selingkuh, Ajak Teman Keroyok Roni Hasibuan hingga Tewas

PROMO! Rayakan Ulangtahun ke-16 Semua Jenis Roti di BreadTalk Hanya Rp 7.500

Selain itu, perselingkuhan dan yang lumayan menonjol kepada pasangan yang suaminya bekerja di kapal dan pasangan lainnya.

"Kalau rata-rata yang mengajukan itu umurnya sekitar 30 sampai 40 tahun,"ujarnya.

Ia juga menyebutkan, dari 584 kasus pengajuan perceraian, sudah ada sebanyak 327 kasus sudah dikabulkan, baik itu pengajuan talak dan gugat dari pasutri.

Sedangkan yang dicabut hanya 65 kasus pengajuan perceraian dari pasutri.

"Jadi yang sudah dikabulkan itu sudah tergolong banyak, dan pasutri tersebut sudah tidak bisa lagi di mediasi dan memang harus berpisah," katanya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved