BATAM TERKINI

PPJU Batam Naik mulai April, Wali Kota Batam Rudi Ungkap Penyebabnya

Pajak penerangan jalan (PPJU) di Batam tetap naik terhitung April tahun ini.

PPJU Batam Naik mulai April, Wali Kota Batam Rudi Ungkap Penyebabnya
TRIBUNBATAM
Wali Kota Batam Rudi 

TRIBUNBATAM.id - Pajak penerangan jalan (PPJU) di Batam tetap naik terhitung April tahun ini.

Kenaikan itu PPJU di Batam dilakukan karena DPRD Batam belum memberikan surat balasan penundaan kenaikan PPJU.

Wali Kota Batam Rudi menanggapi usulan DPRD Kota Batam untuk merevisi Perda No 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah mengenai revisi Kenaikan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebutkan mengubah Perda membutuhkan waktu yang lama.

Membutuhkan waktu selama kurang lebih setahun.

"Mengubah perda itu butuh waktu yang lama. Paling tidak setahun. Sementara April sudah kita mulai (Kenaikan PPJU)," ujar Rudi kepada Tribun di Mall Botania 2, Minggu (24/3/2019).

Diakuinya membutuhkan waktu seperti pembentukan Panitia Khusus (Pansus) lagi. Belum tentu selesai selama setahun.

"Artinya tak ada waktu lagi buat revisi Perda," tegas Rudi.

Ia melanjutkan, kalau memang DPRD Kota Batam tak berikan surat balasan permohonan Pemko perihal meminta pengajuan penundaan kenaikan PPJU, maka Pemko tetap akan menjalankan kenaikan tersebut.

"Kita surati untuk menunda, DPRD tidak kasi jawaban. Lalu suruh ubah. Sementera ubah perda itu butuh waktu. Setahun belum tentu selesai. April beberapa hari lagi. Intinya kalau tak surat kita naikkan," sesalnya.

Rudi menambahkan, pihaknya meminta penundaan kenaikan PPJU, dikarenakan banyaknya masukkan dari masyarakat bahwa perekonomian Batam masih sulit.

Oleh sebab itu, Pemko mengajukan penundaan lagi ke DPRD.

Berdasarkan Peraturan Daerah No 7 Tahun 2017 tentang pajak daerah pasal 31 ayat 1 butir B menyatakan, tarif PPJU bagi pengguna rumah tangga ditetapkan tujuh persen. Naik satu persen dari tarif sebelumnya yakni enam persen.

Kemudian di butir C, tarif PPJU bagi pengguna bisnis ditetapkan delapan persen, naik dua persen. Berdasarkan pasal 4 atay 2 Peraturan Wali Kota Nomor 72 Tahun 2017 bahwa keringanan penundaan pajak berlaku sampai dengan 31 Desember 2018 lalu. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved