Harga Saham KRAS Merosot 3,31 % Usai Direksi Kena OTT KPK

Harga saham KRAS terus merosot usai operasi tangkap tangan direksi PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) oleh KPK.

Harga Saham KRAS Merosot 3,31 % Usai Direksi Kena OTT KPK
Tribunnews/JEPRIMA
Direktur Teknologi PT Krakatau Steel (persero) Sekaligus Tersangka Wisnu Kuncoro usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019). Kuncoro selaku pihak penerima dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Tribunnews/Jeprima) 

Tim KPK juga menyita sejumlah uang dalam OTT itu.

Febri menjelaskan 2 orang yang ditangkap dalam OTT itu berstatus sebagai kontraktor swasta dan satu lainnya pegawai BUMN.

Dua kontraktor itu diduga pernah mengerjakan proyek di BUMN.

"Dalam hal in kontraktor yang kami indikasikan sebelumnya pernah punya kerja sama atau pengerjaan proyek dengan BUMN tersebut," kata Febri.

Saat ini mereka sudah berada di gedung kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan.

3. Uang suap dolar dan rupiah

KPK menyita uang pecahan rupiah dan dolar dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

Uang ini diduga suap dari pihak swasta alias kontraktor.

"Ada rupiah dan dolar. Dari yang pernah ditangani KPK, kan ada yang cash, ada yang menggunakan perbankan," jelas Febri Diansyah.

Tim KPK saat ini masih menghitung jumlah uang cash yang disita terkait dugaan suap direktur Krakatau Steel. 

Berita ini tayang di kontan

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved