ANABAS TERIKINI

Warga Anambas Gelar Sholat Minta Hujuan, Kepala Kemenag: Mari Sama-sama Bertaubat

‎"Boleh dibilang, ini merupakan ‎sholat yang langka. Mari kita sama-sama memohon ampun kepada Allah dari segala dosa yang kita perbuat," ujarnya, Sela

Warga Anambas Gelar Sholat Minta Hujuan, Kepala Kemenag: Mari Sama-sama Bertaubat
TRIBUNBATAM.id/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Warga yang berdoa bersama usai salat Istisqa di Mapolsek Siantan Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Gema takbir berkumandang di Pulau Siantan sekitar pukul 08.00 WIB.

Di depan Mapolsek Siantan, Warga yang datang dari berbagai elemen ini berkumpul untuk melaksanakan sholat Istisqa.

Sholat dua rakaat yang bermaksud untuk meminta hujan.

Angin cukup kuat berhembus saat pelaksanaan sholat itu. Kuatnya angin, bahkan sampai melepas salah satu tali yang mengikat spanduk yang terpasang di depan orang yang melaksanakan sholat.

Meski begitu, sholat yang dilaksanakan oleh perwakilan masyarakat, pelajar, ASN, hingga TNI‎-Polri itu berlangsung khidmat serta khusyuk.

Ketua Majelis Ulama Indonesia, M Dun yang ikut dalam pelaksanaan sholat itu menyampaikan kalau tujuan dari sholat ini semata-mata memohon perlindungan dari Allah SWT.

Perjuangan Vino G Bastian Perankan Tokoh Buya Hamka, Harus Dites Baca Alquran

KPK Panggil Semua Wali Kota dan Bupati di Kepri ke Kantor Gubernur, Tanjungpinang Diwakili Wawako

Tipu Ratusan Juta, WN Nigeria Cuma Divonis 1 Tahun Penjara, Korban: Tak Fair, Saya Ditipu!

Penampilan Jennie BLACKPINK Di Foto Teaser Kejutkan Fans, Jennie Muncul Dengan Warna Rambut Baru Ini

Bertindak sebagai Imam, ia juga menyampaikan kalau sebelum melaksanakan sholat ini, dianjurkan agar berpuasa selama tiga hari berturut-turut.

‎"Boleh dibilang, ini merupakan ‎sholat yang langka. Mari kita sama-sama memohon ampun kepada Allah dari segala dosa yang kita perbuat," ujarnya, Selasa (26/3/2019).

Intensitas hujan yang cukup lama tidak mengguyur wilayah Anambas ditambah dengan cuaca panas memang begitu dikeluhkan oleh masyarakat. ‎

Hal ini berdampak pada menurunnya debit di sumber air yang menjadi andalan warga untuk mendapatkan air bersih.

Warga pun terpaksa menampung air menggunakan jeriken dari rumah warga yang memiliki cadangan air berlebih.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kepala Kemenag) Kabupaten Kepulauan Anambas pun tidak mengelak kalau banyak keluhan yang datang soal hujan yang lama tidak turun ini.

Sejumlah bencana termasuk kabut asap, hingga gagal panen begitu dirasakan oleh bangsa Indonesia.

"Melalui momentum ini, marilah bersama-sama kita bertaubat. Taubat satu-satunya jalan untuk ‎menghapus segala kesalahan dan membuka pintu rahmat Allah," ungkapnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved