VIDEO - Pertamina Siapkan Inovasi Baru Atasi Kelangkaan BBM Bersubsidi di Batam

Pertamina sedang menyiapkan inovasi untuk mengatasi panjanganya antrean di SPBU di Batam belakangan ini. Terutama terkait pembelian BBM oleh nelayan.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Melihat kondisi antrean di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang semakin mengular ditambah pembelian menggunakan jeriken yang diduga ilegal, Pertamina akan segera membuat inovasi.

Perlahan, Pertamina akan mengarahkan nelayan untuk membeli bahan bakarnya di SPBU Nelayan.

SPBU Nelayan telah disiapkan di beberapa pinggiran pantai di Kota Batam.

Seperti di Jembatan 3, Sekupang, Punggur dan sebagainya.

Seharusnya para nelayan bisa membeli di wilayah lembaga penyalur terdekatnya saja.

Namun masih ada juga beberapa nelayan yang mengambil BBM di SPBU Kota.

Hal ini dikarenakan surat rekomendasi yang dikeluarkan nelayan tersebut bisa melakukan pengisian di SPBU kota.

Sehingga menimbulkan persepsi negatif oleh konsumen yang lainnya atau kerap dikatakan ilegal.

VIDEO - Kapolsek Batuaji Kirim Water Canon Isi Bak Kontrol di Rusun Batamec Batam

GEMPA HARI INI - Gempa 3,1 SR Guncang Sintang Kalimantan Barat Rabu (27/3). Ini Kata BMKG

5 Tempat Wisata Cocok untuk Selfie di Palembang, Ada Kampung Arab Munawar hingga Kampung Pelangi

Takut Dipecat Majikan Wanita Ini Cekik Bayinya lalu Buang ke Tong Sampah, Nangis Minta Maaf ke Suami

Daftar Lengkap Kenaikan Gaji Anggota TNI 2019, dari Tamtama hingga Perwira Tinggi TNI AD, AL, dan AU

Kejadian Langka, Ibu-Anak Sama-sama Jadi Pilot di Pesawat yang Sama

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi, Adeck Helmi mengatakan, surat rekomendasi akan diupload oleh SKPD ataupun yang berwenang ke dalam sistem.

Kemudian sistem website itu akan langsung otomatis tersambung dalam akunnya masing-masing lembaga penyalur. 

"Mungkin yang terjadi selama ini kita tak tahu apakah rekomendasi ini asli atau palsu. Pengisian penyaluran kepada konsumen yang membutuhkan akan mengacu kepada surat rekomendasi tersebut. Yang tak ada tak bisa disalurkan," katanya.

Diakuinya, seperti jembatan 3 sudah ada penyalur di sana. Mungkin beberapa surat rekomendasi masih merekomendasikan nelayan untuk mengambil di SPBU Kota. 

"Perlahan kita alihkan ke jembatan 3 ataupun yang terdekat di punggiran pantai," tutur Adeck. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved