BERITA VIRAL

Video Viral, Seorang Wanita Dipersekusi, Ditelanjangi di Jalan Karena Diduga Mencuri, Lalu Direkam

Ia tampak menangis di sembari duduk jongkok berusaha menutupi bagian tubuhnya menggunakan tangan

TRIBUNBATAM.id - Sebuah video yang menampilkan seorang perempuan dipersekusi viral di media sosial.

Video tersebut tersebar setelah diunggah oleh beberapa akun Facebook pada Selasa (26/3/2019).

Video berduari 36 detik tersebut menampilkan seorang perempuan ditelanjangi oleh warga.

Disebutkan bahwa wanita tersebut ditelanjangi karena ketahuan mencuri.

Tampak dalam video wanita tersebut ditelanjangi di hadapan puluhan warga termasuk anak kecil.

Ia tampak menangis di sembari duduk jongkok berusaha menutupi bagian tubuhnya menggunakan tangan.

Mau Coba Naik MRT Jakarta? Ikut Tata Cara dan Panduannya Sebelum Menaiki MRT

MOTOGP ARGENTINA - Gagal Juara di GP Qatar, Jadi Motivasi Marc Marquez di GP Argentina, Ini Katanya

Jadwal Babak 8 Besar (Perempat Final) Piala Presiden 2019, Persija vs Kalteng Putra Kamis Besok

Jadwal La Liga Spanyol Pekan ke 29, Barcelona Hadapi Derby Catalan, Real Madrid Jamu Huesca

Jadwal Liga Italia Pekan ke 29, AS Roma Jamu Napoli, Inter vs Lazio, Juventus Dapat Lawan Mudah?

Sejumlah pria tampak menendangi wanita yang terus menangis tersebut.

Bahkan tampak seorang ibu-ibu mendekat dan merekam menggunakan ponsel.

Video tersebut menjadi viral karena tak ada satu pun warga yang terketuk untuk menolong wanita tersebut.

Banyak warganet yang beranggapan bahwa tak semestinya wanita tersebut mendapatkan perlakuan itu meski terbukti mencuri.

Terlebih aksi persekusi dengan cara menelanjangi tersebut disaksikan oleh sejumlah anak di bawah umur.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui di mana peristiwa tersebut terjadi.

Namun berdasarkan suara yang terdengar dalam video, sejumlah warga terdengan berbicara dengan logat Sunda. (Tribun-Video/Alf)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved