KARIMUN TERKINI

Tiga Hari Pencarian Nelayan Kariimun Hingga Perbatasan Malaysia, Efendi Ditemukan Meninggal Dunia

Efendi di temukan mengapung di perairan Pulau Mudu, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, pada Jumat (29/3/2019) sekira pukul 11.30 WIB dalam kond

Tiga Hari Pencarian Nelayan Kariimun Hingga Perbatasan Malaysia, Efendi Ditemukan Meninggal Dunia
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Warga Evakuasi Jenazah Efendi Nelayan Karimun yang ditemukan tewas setelah tiga hari dicari tim gabungan 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Setelah dinyatakan hilang sejak Rabu (27/3/2019), nelayan Karimun bernama Efendi (35) akhirnya ditemukan.

Efendi di temukan mengapung di perairan Pulau Mudu, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, pada Jumat (29/3/2019) sekira pukul 11.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Begitu ditemukan, jenazah Efendi langsung dievakuasi ke Pelabuhan Parit Rempak. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah keluarganya di kawasan Sei Raya, Kecamatan Meral.

"Permintaan dari pihak keluarga, korban disemayamkan di rumah abangnya," kata Kasat Pol Air Polres Karimun, Iptu Sahata Sitorus.

Heboh! Penemuan Mayat Perempuan di Galang, Kondisi Tanpa Busana

Bonek Luar Biasa! 20 Ribu Boneka Berhamburan di Stadion, Aksi Mulia untuk Penderita Kanker Anak

Hasil India Open 2019 - Indonesia Loloskan 5 Wakil ke Semifinal. Satu Gugur Oleh Rekan Senegara

Siswi SMP Histeris Ketika Seorang Pria Datang ke Rumahnya Sambil Telanjang Bulat

Diketahui hilangnya Efendi, setelah seorang nelayan menemukan kapal pompong yang ia gunakan melaut menabrak karang.

Namun ketika nelayan tersebut mendekati kapal, Efendi tidak berada di sana.

Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Karimun, Bansarnas, TNI AL, Tagana, nelayan dan keluarga korban kemudian melakukan pencarian.

Di hari pertama, pencarian dilakukan disekitar Pulau Mudu. Namun tim tidak berhasil menemukannya.

Kemudian pada hari kedua tim memperluas pencarian hingga ke perbatasan Indonesia Malaysia, antara Pulau Tokong Hiu Besar dan Tokong Hiu Kecil. Namun pencarian juga tidak membuahkan hasil.

Pada hari ketiga, jenazah Efendi baru ditemukan.

Diduga Efendi terjatuh ke laut karena mengalami pitam.

Kepada para nelayan, Sahata mengimbau agar lebih berhati- hati ketika melaut.

Diharapkan, jika kondisi sedang tidak bagus, sebaiknya tidak memaksakan melaut.

"Kita imbau untuk keselanatan bersama. Jangan terlalu memaksakan diri," pesannya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved