ANAMBAS TERKINI

Warga Anambas Nantikan Kapal Bukit Raya Kembali Berlayar, Ini Harapannya

"Iya, kapan Bukit Raya itu kembali jalan ya. Sudah lama juga tidak jalan. Terakhir berlayar, kalau tidak salah akhir Februari atau Maret kemarin," uja

Warga Anambas Nantikan Kapal Bukit Raya Kembali Berlayar, Ini Harapannya
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Kapal Pelni KM. Bukit Raya saat sandar di Pelabuhan Tarempa, Anambas beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Warga Anambas begitu menantikan kapal Bukit Raya kembali berlayar.

Kapal Pelni dengan kapasitas 970 orang penumpang yang melayani pelayaran antar kabupaten di Provinsi Kepri, termasuk Blinyu, Pontianak, Surabaya hingga Tanjung Priok Jakarta ini memang cukup lama tidak berlayar karena harus menjalani docking tahunan.

"Iya, kapan Bukit Raya itu kembali jalan ya. Sudah lama juga tidak jalan. Terakhir berlayar, kalau tidak salah akhir Februari atau Maret kemarin," ujar Icha salah seorang ibu rumah tangga di Tarempa Jumat (29/3/2019).

Ia pun merasa terbantu dengan berlayarnya kapal ini. Selain harga tiket yang terjangkau, pelayanan yang diberikan pun, menurutnya sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia pun merasa lebih aman ketika berlayar menggunakan kapal ini, terlebih pada musim tertentu dimana cuaca di laut kurang begitu kondusif untuk melakukan pelayaran.

Calon Pendeta Melinda Zidemi Melawan saat Diperkosa hingga Penutup Wajah Pelaku Lepas

Lagi Tunggu Bus, Sejumlah Siswa SMPN 17 Bintan Mendadak Kesurupan

Sinopsis Cinta Buta di SCTV Jumat 29 Maret 2019 yang OST-nya Lagu Jikalau Kau Cinta Judika

Vicky Prasetyo Sematkan Cincin Dengan Ungkapan Kata Romantis, Anggia Chan Sampai Menangis

"Meski agak lama untuk sampai Kijang sampai belasan jam, tapi boleh dibilang tenang lah, Bang. Mohon maaf kalau kapal ferry memang cepat sampai Tanjungpinang. Tapi, pas cuaca kurang bagus, belum tentu jalan juga kan," ungkapnya.

‎Hadirnya kapal Pelni ini pun, menurutnya sudah dinikmati masyarakat Anambas bahkan ketika masih bergabung dengan Kabupaten Natuna.

Ia pun juga bersyukur dengan hadirnya moda transportasi lain, seperti pesawat komersil yang beroperasi baik di Bandara Khusus Matak maupun Bandara Letung di Pulau Jemaja.

Menurutnya, masyarakat memiliki pilihan untuk bisa berangkat serta tidak terpaku pada satu jenis moda transportasi saja.

"Pesawat sudah ada, kapal ferry juga sudah ada. Alhamdulillah, pilihan sudah semakin banyak. Dulu bahkan ada kapal ferry yang langsung dari Anambas ke Batam. Kirim barang seperti sayur dan buah pun dari sana lebih mudah dan murah. Sayang, sekarang sudah tidak ada lagi," ungkapnya.

Berdasarkan data dari PT. Pelni (Persero), kapal Bukit Raya bergerak dari Bojonegara pada Selasa (12/3/2019) setelah menjalani dock menuju Tanjung Priok, Jakarta Sabtu (30/3/2019).

Buaya 3 Meter Berkeliaran di Pintu Gerbang Sekolah, Warga: Sungguh Menangkutkan

Kapolsek Batam Kota Mendadak Disiram Air dan Tepung, Ternyata Karena Ini

Cek Satu Persatu, Kapolresta Barelang Tes Drive Kendaraan Babinkamtibmas Jelang Pemilu 2019

Mau Awet Muda? Lakukan Perawatan Wajib Ini Sebelum Usia 30 Tahun, Gampang Banget Dilakukan!

Kapal selanjutnya bergerak ke Blinyu, Bangka Belitung pada Selasa (2/4/2019) dan dijadwalkan sampai di Pelabuhan Sri Bayintan Pura, Kijang Kabupaten Bintan pada Rabu (3/4/2019) dengan rute selanjutnya menuju Letung dan Tarempa.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved