BINTAN TERKINI

Banyak Kisah Menyertai Kepulangan Pekerja Imigran ke Indonesia, Ini Kesaksian Humas BP3TKI

Mulai dari pulang dengan tangan kosong, ditipu oleh pelaku yang mengaku bisa memberangkatkan ke negeri jiran hingga tidak diakui lagi sebagai keluarga

Banyak Kisah Menyertai Kepulangan Pekerja Imigran ke Indonesia, Ini Kesaksian Humas BP3TKI
TRIBUNBATAM.id/AMINNUDIN
Irfan, Humas BP3TKI saat menceritakan cerita cerita kepulangan pekerja migran atau TKI 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Banyak kisah-kisah  mengharukan dari kepulangan para pekerja migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari negara jiran.

Mulai dari pulang dengan tangan kosong, ditipu oleh pelaku yang mengaku bisa memberangkatkan ke negeri jiran hingga tidak diakui lagi sebagai keluarga.

Cerita-cerita demikian banyak diterima Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang.

Irfan, Humas BP3TKI Tanjungpinang mengatakan, mereka pernah menangani kepulangan seorang pekerja migran atau TKI dari negeri jiran yang tidak diterima keluarganya.

Pekerja migran tersebut asal Karimun, pulang ke kampung halamannya setelah 30 tahun lamanya di negeri jiran.

"Jadi, pekerja yang kita tangani itu ceritanya mendadak pulang ke kampung halamannya setelah 30 tahun merantau di Malaysia. Begitu pulang, keluarganya tidak terima,"kata Irfan.

Hasil Malaysia Open 2019- Jonatan Christie Singkirkan Unggulan 1, Ahsan/Hendra Menang dalam 24 Menit

Jadwal Leg 2 Semifinal Piala Presiden 2019, Kalteng Putra & Madura United Tuan Rumah

4 Link Live Streaming Badminton Malaysia Terbuk 2019, Jonatan Christie Lawan Unggulan 1

Hasil, Klasemen & TopSkor Liga Italia, Napoli Kalah, Juve Makin Dekat Scudetto, Quagliarella 20 Gol

Selama 30 tahun di Malaysia, pekerja migran tersebut tidak pernah memberikan kabar kepada keluarganya di kampung halaman.

Karena tidak pernah ada kabar, keluarganya waktu sudah berpikir kalau pekerja tersebut sudah meninggal di negeri orang.

"Jadi, begitu yang bersangkutan pulang, keluarganya kaget, dan sempat menolak kehadirannya. Apalagi pulang sudah dalam kondisi sakit,"kata Irfan.

Berbagai upaya dilakukan guna membuat agar keluarga menerima kembali sang pekerja migran tersebut. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved