Hendra Asman: Jika Ada Masalah Silahkan Hubungi Saya
Media sosial mampu dijadikan sebagai strategi utama untuk menjual visi dan misi serta meyakinkan warga agar memilihnya saat pemilu 17 April m
TRIBUNBATAM.id - Media sosial (medsos) mampu dijadikan sebagai strategi utama untuk menjual visi dan misi serta meyakinkan warga agar memilihnya saat pemilu 17 April mendatang.
Demikian diungkapkan oleh salah satu Calon legislatif DPRD Kota Batam Dapil 1 (Lubuk Baja Batam Kota) dari Partai Golongan Karya, Hendra Asman.
Menurut dia, seluruh warga Kota Batam sudah memiliki medsos seperti facebook, instagram, whatsapp dan lainnya. Ia juga kerap turun menyapa masyarakat untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dialami masyarakat serta menindaklanjuti dengan meneruskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Strategi masih sama seperti tahun 2014 lalu. Saya langsung menawarkan diri kepada masyarakat, jika ada problem bisa langsung menghubungi saya. Saya sendiri yang mengelola akun medsos," ujarnya.
Ia mengaku mendapatkan respons yang positif dari masyarakat setiap kali berdiskusi melalui medsos. Dalam sehari, ia menerima sekitar 10 sampai 20 masukan atau pengaduan dari masyarakat.
Pria yang berumur 34 tahun ini menilai, ada kerinduan dari masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik lagi seperti, kebutuhan sembako murah, pendidikan yang baik,
keterbukaan informasi publik dan pelayanan kesehatan serta perubahan yang lainnya.
Oleh karena itu, Hendra kembali mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Kota Batam pada 17 April mendatang dari daerah pemilihan (Dapil) 1 yaitu Kecamatan Lubukbaja dan Batam Kota.
Hampir satu periode menjadi wakil rakyat di komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan, alumni SMA Yos Sudarso Batam ini ingin kembali mengabdi untuk rakyat.
Bagi Hendra, masih banyak persoalan masyarakat yang harus diperjuangkan dan diwujudkan.
"Maka saya memohon doa dan dukungan dari semua pihak," katanya.
Berbagai persoalan yang sampai saat ini dirasakan kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah adalah ekonomi.
Harga-harga sembako yang kian mahal, lapangan pekerjaan yang kian sulit serta pemerataan pendidikan dan infrastruktur serta kesehatan yang belum merata.
Masyarakat, kata dia, sangat membutuhkan sembako murah.
Hal ini dibuktikan dengan selalu ramainya penjualan sembako murah yang dilakukan pemerintah daerah kepada masyarakat menengah ke bawah di seluruh kecamatan di Kota Batam.
Menurut dia, Batam butuh kerja nyata dari pemerintah agar masyarakat setiap hari dapat menikmati sembako murah tanpa harus berjubel.