TIPS WHATSAPP

Cara Mencegah Agar Orang Tak Seenaknya Memasukkan Kamu ke Grup WhatsApp, Begini Caranya

Untungnya, WhatsApp akan segera memberikan solusi berupa pembatasan siapa saja yang bisa mengundang pengguna ke dalam sebuah grup

Cara Mencegah Agar Orang Tak Seenaknya Memasukkan Kamu ke Grup WhatsApp, Begini Caranya
INTISARI.GRID.id
Ilustrasi. Group WhatsApp 

TRIBUNBATAM.id - Pernah mendadak dimasukkan ke dalam sebuah grup WhatsApp tanpa pemberitahuan atau persetujuan sebelumnya?

Di samping menyebalkan, hal ini merupakan masalah privasi yang ada di WhatsApp sejak lama.

Untungnya, WhatsApp akan segera memberikan solusi berupa pembatasan siapa saja yang bisa mengundang pengguna ke dalam sebuah grup.

Admin grup pun tak bisa lagi sembarangan menambah orang ke sebuah grup.

Pembatasan ini bisa ditemukan di dalam pengaturan grup WhatsApp, yakni di Settings > Account > Privacy > Groups.

Ada tiga pilihan yang tersedia soal siapa saja yang bisa langsung mengundang pengguna ke dalam sebuah grup, yakni "Everyone" yang berarti semua orang tanpa pembatasan, "My contacts" alias hanya mereka yang ada di daftar kontak, dan "Nobody" atau tak ada sama sekali.

Jadwal MotoGP Americas Live Trans7, Sirkuit Austin Hanya Untuk Marquez? Ini Ambisi Valentino Rossi

MOTOGP 2019 - Di GP Argentina, Valentino Rossi Dinilai Lebih Ngotot Dibanding Andrea Dovizioso

MOTOGP AMERICAS - Bukan Valentino Rossi, Inilah Pebalap yang Jadi Saingan Berat Bagi Marc Marquez

Menu di dalam setting WhatsApp untuk membatasi undangan grup.
Menu di dalam setting WhatsApp untuk membatasi undangan grup. (Venture Beat)

Apabila ingin mengundang pengguna WhatsApp yang membatasi invitation, admin grup WhatsApp mesti mengirim tautan berisi link undangan untuk masuk grup lewat japri (PM) ke pengguna terkait.

Individu pengguna yang diundang masuk ke grup tadi lantas bisa menimbang-nimbang apakah akan ikut bergabung dengan mengklik tautan undangan atau tidak.

Invitation link ini berlaku selama 72 jam.

Sebelumnya tidak adanya batasan bagi admin grup WhatsApp untuk menambah orang lain ke dalam grup disinyalir sering menjadi sarana penyebaran hoaks atau spam.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved