BATAM TERKINI

Warga Tanam Ubi hingga Nanas di Hutan Lindung Duriangkang, Ini yang Dilakukan Ditpam BP Batam

Ratusan tim Ditpam BP Batam menertibkan dan mencabut sejumlah tanaman di lahan hutan lindung di kawasan DTA Duriangkang Muka Kuning.

Warga Tanam Ubi hingga Nanas di Hutan Lindung Duriangkang, Ini yang Dilakukan Ditpam BP Batam
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Tim Ditpam BP Batam mencabut tanaman yang ditanam warga di area hutan lindung Duriangkang yang sebelumnya terbakar. 

Warga Tanam Ubi hingga Nanas di Hutan Lindung Duriangkang, Ini yang Dilakukan Ditpam BP Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ratusan tim dari Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam menertibkan dan mencabut sejumlah tanaman di lahan hutan lindung di kawasan DTA Duriangkang Muka Kuning, Batam, Kamis (11/4/2019).

Kegiatan pencabutan dan penertiban tumbuhan yang dilakukan tidak ada perlawanan dari warga pada saat pencabutan tumbuhan Ubi, Pisang, Kelapa dan Nanas yang di tanam warga di lokasi lahan yang terbakar sebelumnya.

Di lokasi juga terlihat beberapa pondok warga, sehingga tim Ditpam BP Batam terlihat langsung merobohkan pondok tersebut.

"Kegiatan di sini merupakan kegiatan pertama, dan akan berlanjut terus kedepannya sampai tumbuhan yang ditanam warga ini berhasil dicabut semua," terang Kasi Hutan dan Patroli Ditpam BP Batam, Willem Sumanto, Kamis (11/4/2019).

Lanjutnya, kegiatan pencabutan sejumlah jenis tanaman ini merupakan pasca terjadinya kebakaran beberapa waktu yang lalu, dimana masyarakat menjadikan lahan yang terbakar sebagai tempat untuk berkebun dengan bercocok tanam.

Sejumlah tanaman yang di tanam warga ada ubi, Kelapa, Pisang dan sebagainya.

VIDEO VIRAL. Cewek Ini Datang ke Pernikahan Mantan Pakai Baju Pengantin, Minta Balikan

Atap Rumah Warga Kampung Jabi, Nongsa Batam Disapu Angin Puting Beliung, Lihat Foto-fotonya!

Sambut Pemilu 2019, IPMB Gelar Doa Bersama Dihadiri 200 Pendeta se-Batam

Rela Datang ke Batamindo Demi Selfie di Bawah Tabebuya, Bunga Sakura Batam

Batam Masih Alami Pemadaman Bergilir, Warga: Kita Tiap Bulan Bayar Listrik Mahal Telat Bayar Putus

"Nah diduga terbakarnya lahan ini ada kemungkinan disengaja warga dan tidak selalu di sebabkan oleh alam. Sebab kita lihat sendiri sejumlah tanaman ditanam disini dan tidak mungkin tumbuh sendiri,"tuturnya.

Ia juga menyebutkan, untuk luas lahan yang terbakar dan menjadi lahan warga untuk bercocok tanam ini kira-kira sekitar 10 hektare lebih yang terbakar.

"Jadi lahan yang terbakar ini memang harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah untuk segera melakukan reboisasi kembali terhadap hutan-hutan yang terbakar,"tuturnya.

Ia juga mengungkapkan sampai sejauh ini untuk pelaku pembakaran hutan belum ada diamankan.Namun tidak tertutup kemungkinan ketika nanti ada yang diketahui pelakunya, pihaknya akan amankan dan lakukan proses hukum.

Karena kerusakan hutan yang di duga sengaja di bakar ini sangat luas dan sudsh merusak daerah tangkapan air Dam Muka Kuning.

"Sebelumnya kita juga sudah menertibkan hutan di daerah bandara, dan modusnya juga sama seperti ini. Dibakar dulu lalu di tanami sejumlah tumbuhan,"terangnya.

Willem juga menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah ada mengamankan satu orang dan sudah diserahkan ke pihak kepolisian.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat, agar jangan melakukan pembakaran hutan yang kemudian mereka jadikan kebun. Sebab hutan harus kita lestarikan bersama, khhsusnya hutan yang dilestarikan untuk wilayah tangkapan air," jelasnya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved