PEMILU 2019

Banyak Warga Sekupang Kecewa Harus Golput Akibat Tak Kebagian Kertas Suara

Sejumlah warga Kelurahan Kampung Agas Kecamatan Sekupang RT 002 RW 003 TPS 23 pulang tanpa ada tanda tinta ungu di jarinya dan terpaksa golput.

Banyak Warga Sekupang Kecewa Harus Golput Akibat Tak Kebagian Kertas Suara
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Ratusan warga di TPS 027 Komplek perbengkelan RT02/RW Tanjung Riau, Sekupang protes dan nyaris ribut tidak memperbolehkan kotak suara dibuka, polisi turun tangan amankan situasi di lokasi. 

Banyak Warga Sekupang Kecewa Harus Golput Akibat Tak Kebagian Kertas Suara

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga Kelurahan Kampung Agas Kecamatan Sekupang RT 002 RW 003 TPS 23 pulang tanpa ada tanda tinta ungu di jarinya.

Hal ini dikarenakan mereka batal mencoblos dan menjadi golput akibat kertas suara di TPS mereka pada habis.

Kebanyakan warga yang tak bisa memilih adalah warga yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E).

Kertas suara yang habis total adalah kertas suara pemilihan DPD RI.

"Karena sudah habis kita tak bisa melanjutkan memilih," ujar salah seorang panitia kepada sejumlah warga yang sudah menunggu lama, Rabu (17/4/2019).

Sejumlah warga bersorak sorai dan mengungkapkan kekesalannya.

Polisi dan Bawaslu Tangkap 2 Orang, Gunakan Hak Suara Orang yang Sudah Meninggal

Hasil Quick Count Parpol Pemilu 2019 Litbang Kompas, PDIP 56,49 % Gerindra 4,72 % Data Masuk 40,85 %

Perlu Dicontoh, Bripka Novian Gendong Lansia ke TPS, Ingatkan Warga Agar Jangan Golput

Di TPS Amien Rais, Habib Rizieq, dan Sandiaga Uno, Jokowi-Maruf Amin Menang

KREATIF, Petugas KPPS di TPS 053 Tiban Pakai Seragam SD Saat Layani Pemilih Pemilu 2019

Awalnya, kertas suara DPD RI terselip dengan kertas lainnya. Sayangnya walaupun begitu jumlah yang terselip tak bisa mengakomodir secara keseluruhan.

"Kami sudah daftar dan nama sudah dicatat panitia. Dari jam 11 udah di sini. Tapi kertasnya habis mau gimana lagilah. Tak bisa kita salahkan panitia," ujar salah seorang warga Pardamean Yusuf.

Ia juga salah satu termasuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang sudah tinggal di Batam Center.

Hanya saja dirinya tak terdata di DPT area Batam Center.

"Alamat KTP saya di Kampung Agas ini. Makanya sebelum jam 12 tadi langsung ke sini," sesalnya.

Hal yang sama dirasakan oleh Rosawati. Jauh-jauh dari Batam Center menuju Sekupang sejak pukul 11.00, dirinya sekeluarga tak bisa memilih lagi.

"Sekarang masih nomor 84 dipanggil sudah habis kertasnya. Kami nomor 93. Saya juga kecewa sama KPU. Sekeluarga tak bisa memilih. Ah sudahlah," sesalnya. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved