BATAM TERKINI

Waduk Sei Harapan Batam Kritis, ATB Berlakukan Mati Air Bergiliran di Sekupang dan Tiban

Warga Batam berlokasi di Sekupang, sebagian Tiban, Sekupang, Tanjung Pinggir, Tanjung Riau, Patam akan mengalami mati air bergiliran atau rationing.

Waduk Sei Harapan Batam Kritis, ATB Berlakukan Mati Air Bergiliran di Sekupang dan Tiban
ist
Level air baku di waduk Sei Harapan berada diangka -2,4 (minus 2,4) meter dari permukaan spillway. 

TRIBUNBATAM.id - Warga Batam berlokasi di Sekupang, sebagian Tiban, Sekupang, Tanjung Pinggir, Tanjung Riau, Patam akan mengalami mati air bergiliran atau rationing.

Rationing terjadi karena level air baku di waduk Sei Harapan berada diangka -2,4 (minus 2,4) meter dari permukaan spillway.

Batas ini merupakan kodisi kritis waduk, bila mencapai ambang batas diangka -2,5 meter dari permukaan spillway, rationing harus dijalani.

"Oleh karena itu ATB harus melakukan rationing agar ketahanan air baku di waduk Sei Harapan dapat bertahan lebih lama. Bila air baku waduk Sei Harapan dimanfaatkan 100 persen seperti saat ini tanpa penambahan curah hujan yang signifikan, air baku di waduk tersebut diprediksi hanya akan bertahan beberapa hari lagi," ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Kamis (18/4/2019).

Ia mengatakan PT. Adhya Tirta Batam (ATB) akan memberlakukan rationing waduk Sungai Harapan. Penggiliran suplai air (rationing) dijalankan apabila level waduk mencapai ambang batas yang mengkhawatirkan.

Hasil Pilpres 2019 di Luar Negeri, Jokowi Raup Suara 90,91 Persen di Iran

BERITA PERSIB - Pemain Asing Asia Calon Pemain Persib Adalah Artur Gevorkyan, Jalani Tes Medis

Rationing merupakan program penggiliran suplai air kepada pelanggan dengan beberapa cara, salah satunya menurunkan kapasitas produksi agar ketersediaan air baku dapat bertahan lebih panjang.

"Bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, curah hujan tiga bulan terakhir di Batam jauh lebih kecil. Hujan hanya turun sepertiga dari kondisi normal. Hal ini membuat waduk Harapan menyusut sangat signifikan dan semakin kritis," ujarnya.

Diakuinya penggiliran air tentu bukan sebuah pilihan yang diinginkan ATB termasuk pelanggan. Namun kondisi ini tidak bisa dihindari, setidaknya dengan penggiliran produksi umur waduk masih bisa bertahan meskipun tidak lama.

"Krisis air hanya menunggu waktu meskipun curah hujan meningkat. Apabila daya tampung waduk berkurang disebabkan pendangkalan yang belum teratasi, tetap saja jumlah air baku tidak mencukupi kebutuhan, terlebih jumlah konsumsi air di pelanggan terus mengalami peningkatan," jelas Maria.

Ia menuturkan, program rationing waduk Harapan akan berdampak pada pelanggan di sebagian Tiban, Sekupang, Tanjung Pinggir, Tanjung Riau, Patam, dan sekitarnya. Ada 18 ribu lebih pelanggan berpotensi terganggu, mulai dari industri maupun pelanggan domestik.

"Saat rationing diberlakukan, suplai air kepada pelanggan pasti tidak akan sehandal saat normal, suplai air bersih yang dinikmati pelanggan otomatis akan berkurang. Tekanan air yang diterima juga kemungkinan besar tidak sebesar saat normal. ATB berupaya agar pelanggan tetap mendapatkan suplai air," jelas Maria.

Ia menjelaskan, penyusutan air baku di waduk Harapan menyebabkan banyak pelanggan yang mengalami gangguan suplai air. Oleh karena itu ia menghimbau agar pelanggan ATB mengubah pola pemakaian air sehingga dapat lebih menghemat air bersih.

Bila kondisi waduk Harapan tidak mendapat curah hujan yang diharapkan dengan cuaca panas masih berlangsung seperti saat ini. Elevasi waduk mencapai -2,5 meter, maka potensi penggiliran dijadwalkan dimulai pada hari Sabtu 20 April 2019.

"Saat program rationing diberlakukan, pelanggan harus tertib, disiplin dan berkomitmen untuk menghemat penggunaan air bersih. Harap menampung air seperlunya. Penampungan berlebihan akan mengakibatkan pelanggan di sisi hilir semakin menderita," katanya mengingatkan. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved