PEMILU 2019

64 Personel Kawal Rapat Pleno Rekapitulasi di PPK Nongsa Batam

Polsek Nongsa menurunkan 64 personel untuk mengamankan rapat pleno rekapitulasi suara hasil pemilu serentak di Kecamatan Nongsa.

64 Personel Kawal Rapat Pleno Rekapitulasi di PPK Nongsa Batam
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Sihite 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polsek Nongsa menurunkan 64 personel untuk mengamankan rapat pleno rekapitulasi suara hasil pemilu serentak di Kecamatan Nongsa yang dilakukan hari ini, Sabtu (20/4/2019) pagi.

Seperti yang disampaikan Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Sihite ketika dimintai tanggapannya terhadap pengamanan yang dilakukan.

"Semua BKO (Bantuan Kendali Operasi) diturunkan sebanyak 64 personel. Pengamanan telah kami lakukan sejak pendistribusian surat suara dan kotak suara ke tiap TPS kemarin, sebelum pemilihan hingga nanti proses penghitungan selesai. Tentunya ini sesuai arahan Pak Kapolresta Barelang beberapa waktu lalu," tegasnya.

Sejauh ini, Albert mengatakan bahwa proses pemungutan suara di Nongsa termasuk dalam kondisi aman.

Menurutnya, hanya terdapat tujuh TPS di Kecamatan Nongsa yang sempat terkendala akibat kurangnya surat suara.

"Ada tujuh TPS yang saya terima laporannya. Namun sudah aman terkendali. Karena segera kami koordinasikan ke Polresta Barelang dan KPU," tegasnya lagi.

Ditambahkan olehnya, Polsek Nongsa juga telah mengerahkan beberapa personel untuk menjaga TPS yang berada dalam titik sangat rawan.

Dibayar Rp 250 Ribu, Simak 5 Fakta Siswi SMK Meninggal Diduga Kelelahan Usai Jadi Saksi Caleg

DOWNLOAD MP3 12 Lagu Hits dan Populer Nissa Sabyan Gambus, Deen Assalam hingga Ya Jamalu

Nyaris Diperkosa di Kamar Kos, Wanita Cantik Ini Ditikam Karena Mencoba Melawan

Batam Kembali Mati Lampu, PLN Ngaku Defisit Listrik 40 MW, Bagaimana dengan Petugas PPK dan KPU?

REAL COUNT KPU 2019 Sabtu (20/4) Jam 12.30 WIB, Data Masuk 4,63%: Jokowi 54,89%, Prabowo 45,11%

"Titik rawan di Kecamatan Nongsa ada di pulau ya. Seperti di Tanjung Sau, Pulau Kubung, Pulau Toda, serta Pulau Dapur arang. Satu lagi di Rusun BPJS Batu Besar. Tentunya upaya ini untuk memastikan pemilu berjalan aman dan kondusif," ujarnya.

Sesuai penjelasan Kombes Pol Hengki, sebagai Kapolresta Barelang beberapa waktu lalu, Albert pun juga menjelaskan hal yang sama terkait penentuan TPS yang berada di titik sangat rawan

"Lebih dikarenakan lokasi yang harus ditempuh menggunakan transportasi laut. Sedangkan Rusun BPJS sendiri karena banyak pendatang. Jadi harus ekstra juga disana," tutupnya.

Albert pun mengimbau masyarakat Nongsa untuk dapat menjaga situasi dan kondisi proses penghitungan suara yang dilakukan.

"Himbauan saya, mari jaga situasi kondusif hingga hasil diumumkan nanti. Jangan bertindak anarkis, karena itu sama saja membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain," tutupnya. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved