Tak Tahan dengan Penyakit Lambung, Pria Ini Lindaskan Diri di Rel Kereta Api

Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terlentang di atas rel kereta api lantaran tak kuat menderita sakit lambung yang tak kunjung sembuh

Tak Tahan dengan Penyakit Lambung, Pria Ini Lindaskan Diri di Rel Kereta Api
TribunJatim.com
Korban bunuh diri di rel kereta api di Surabaya 

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - Gurit Catur Wiyogo (44), warga Jalan Ketintang Timur PTT Gang II No 3 RT 02 RW 03, tertabrak kereta api (KA) Gayabaru jurusan Surabaya-Jakarta di rel KA samping Jalan PTT Timur Gang II, Sabtu (20/4/2019).

Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Gayungan Iptu Philips R Lopung, korban diketahui memang berniat untuk bunuh diri.

"Iya korban memang sengaja berniat bunuh diri," ungkapnya.

VIRAL. Tak Mau Lagi Lihat Teman Nebeng Terus, Kawan-kawannya Belikan Mobil

Taklukkan Tottenham Hotspur, Manchester City Geser Liverpool di Puncak Klasemen Liga Inggris

VIDEO. Ular Piton Raksasa 5,5 Meter Merayap di Atap Rumah Setelah Menyantap Kelinci

Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terlentang di atas rel kereta api lantaran tak kuat menderita sakit lambung yang tak kunjung sembuh.

Sakit lambung ini sudah dideritanya selama sembilan bulan.

"Jadi korban ada penyakit yang tak kunjung sembuh berbulan-bulan lalu bunuh diri," ucapnya.

Mengingat lokasi insiden tersebut tak begitu jauh dari pos pejagaan palang pintu KA Ketintang. Aksi nekat Gurit ternyata diketahui langsung oleh seorang petugas palang bernama Johan.

Berdasarkan informasi yang diterima Johan, Philips menerangkan, sebelum KA melintas korban diketahui oleh Johan sedang tidur terlentang di atas rel.

Johan sempat menghalau korban dengan cara meneriaki dari kejauhan. Namun, teriakan Johan tak dihiraukan korban.

Hingga sebuah KA Gayabaru Loko CC2019211 jurusan Surabaya-Jakarta yang dikemudikan oleh masinis bernama Imam melintas, teriakan Johan tetap tak dihiraukan korban.

Tubuh korban langsung terlindas KA, bahkan sempat terseret sekitar 25 meter.

Korban meninggal seketika, dengan luka parah di bagian kepala, tangan dan kaki.

"Usai terseret tubuh korban dalam keadaan tertelungkup dengan mengenakan kaos biru dan celana jeans," tandas Philips.

Petugas Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi tubuh korban ke kamar jenazah RSUD dr Soetomo, didampingi keluarga korban. (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved