Akibat Kurang Tidur 4 Hari, Ketua KPPS Ini Coba Bunuh Diri, Tusuk Perut degan Golok

"Sekitar pukul 9.00 WIB di dalam kamarnya korban mengambil golok koleksinya di atas lemarinya kemudian menusukkan sendiri dengan tangannya sendiri ke

Akibat Kurang Tidur 4 Hari, Ketua KPPS Ini Coba Bunuh Diri, Tusuk Perut degan Golok
Istimewa
ilustrasi bunuh diri

TRIBUNBATAM.id - Sub (42), salah satu ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, melakukan percobaan bunuh diri, Sabtu (20/4/2019) sekitar pukul 9.00 WIB.

Diduga, Sub yang kesehariannya merupakan PNS golongan 1C dan bertugas di bagian rumah tangga Gedung Rektorat Universitas Brawijaya itu depresi karena tangggung jawabnya sebagai ketua KPPS.

Sebab dalam penghitungan surat suara terdapat selisih suara untuk pemilihan DPD dan DPRD Kota Malang.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengatakan, Sub melakukan percobaan bunuh diri itu di dalam kamar rumahnya, Jalan Lesanpuro II RT 8 RW 1, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Sub memanfaatkan golok ukuran 46 centimeter untuk menusuk perutnya sendiri sebanyak dua kali.

Pergoki Istri Telanjang Dengan Pria Lain di Kebun Pisang, Suami Langsung Tikam Selingkuhan Istri

Tiga Amalan yang Dianjurkan pada Nisfu Syaban, hingga Keutamaan Surat Yasin

Lakukan 4 Kebiasaan Ini Setiap Hari, Jika Ingin Panjang Umur dan Tetap Sehat

Hasil lengkap Liga Spanyol Pekan ke-33,Tekuk Real Sociedad, Barcelona Raih 6 Poin Menuju Gelar

"Sekitar pukul 9.00 WIB di dalam kamarnya korban mengambil golok koleksinya di atas lemarinya kemudian menusukkan sendiri dengan tangannya sendiri ke arah perutnya sendiri sebanyak dua kali," katanya melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu malam.

 

Suko Wahyudi mengatakan, Sub depresi akibat pelaksanaan pemilu serentak itu. Sebab, berdasarkan pemeriksaan terhadap istrinya, Tal, Sub akhir-akhir ini gelisah akibat kurang tidur karena memikirkan tanggung jawabnya sebagai ketua KPPS.

"Saksi menerangkan suaminya gelisah dan stres selama tiga sampai empat hari ini karena kurang tidur," katanya.

Apalagi, terjadi selisih jumlah suara saat penghitungan surat suara. Hal itu yang diduga menjadi penyebab Sub mencoba buduh diri.

"Sebagai ketua KPPS 7 merasa capek dan stres karena saat penghitungan suara ada selisih kelebihan suara antara dua atau empat di hitungan DPD dan DPRD Kota Malang," katanya.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved