Klarifikasi Patrich Wanggai Soal Laporan Kasus Penganiayaan di Yogyakarta: Kepala Saya Dipukul

Pemain asal Papua itu mengaku heran dengan korban yang menegurnya dengan nada tinggi sembari menyuruh keluar dari bar

Klarifikasi Patrich Wanggai Soal Laporan Kasus Penganiayaan di Yogyakarta: Kepala Saya Dipukul
TRIBUN JOGJA
Penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai, memberikan klarifikasi kepada media terkait kasus penganiayaan yang terjadi di bar kawasan Yogyakarta pada 11 April 2019. 

TRIBUNBATAM.id, YOGYAKARTA - Striker Kalteng Putra, Patrich Wanggai memberikan klarifikasi kepada awak media terkait kasus penganiayaan di Yogyakarta.

Patrich Wanggai dilaporkan ke Polda DIY lantaran terlibat kasus penganiayaan di sebuah bar di kawasan Demangan, Kota Yogyakarta, Kamis (11/4/2019).

Patrich Wanggai diduga melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Lalu Dhimas Ajie.

Penyerang Kalteng Putra itu memberikan penjelasan kasus tersebut kepada awak media, Sabtu (20/4/2019).

Ia mengaku keberatan dengan pernyataan korban yang melapor ke Polda DIY.

"Apa yang mereka sampaikan itu lucu. Mereka bilang saya melarikan diri, dikejar-kejar ya, setelah kejadian itu," kata Wanggai dikutip BolaSport.com dari Tribun Jogja.

Cerita Devina MasterChef, Soal Perempuan dan Alasan Ikut Kompetisi MasterChef Indonesia 2019

Hasil, Klasemen dan Top Skor Liga Spanyol Setelah Barcelona dan Atletico Menang, Lionel Messi 33 Gol

BlackBerry Messenger Ditutup per 31 Mei, Pengguna BBMe Tidak Perlu Khawatir, Masih Bisa Dipakai

Borneo FC vs Persib Bandung - Radovic Minta Beckham Putra Ikut ke Samarinda Sebelum Seleksi Timnas

"Padahal saya jalan kaki, terus pulang naik becak. Mana ada yang lari. Lagipula, dia juga tahu kok saya ada dimana," ujarnya menambahkan.

Patrich juga menambahkan bahwa ia langsung berinisiatif menengok korban yang kala itu sempat mendapat perawatan di RS Bethesda selama beberapa hari.

Akan tetapi, ia memastikan maksud dan tujuan kedatangannya tersebut bukan untuk mengajak damai.

"Bukan mau minta damai, saya hanya mau bicara ya, kami mediasi, ada pengacaranya juga waktu itu," ucap Wanggai.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved