KPU RI Sebut Tidak Menutup Kemungkinan Kesalahan Input Data C1 ke Situs Ada Unsur Kesengajaan
Informasi kesalahan KPU mengimput data hasil pemilu menjadi bulan-bulanan Netizen dimedia sosial. menanggapi hal itu, Ketua KPU RI Arief Budiman men
TRIBUNBATAM.id - Informasi kesalahan KPU mengimput data hasil pemilu menjadi bulan-bulanan Netizen dimedia sosial.
menanggapi hal itu, Ketua KPU RI Arief Budiman menyebut kesalahan input data C1 ke Sistem Informasi Perhitungan (Situng) Real Count Pilpres 2019 bisa datang dari berbagai kemungkinan.
Alih-alih menyebut human error, Arief tidak menutup kemungkinan bahwa kesalahan input data tersebut bisa datang dari faktor kesengajaan.
• Hasil Everton vs Manchester United, Dua Gol Everton Bungkam Setan Merah di Babak Pertama
• Live Streaming BeIN Sport Arsenal vs Crystal Palace Liga Inggris Malam Ini, Kick Off 22.00 WIB
• Sandiaga Uno Unggah Foto Kondisi Terbaru Setelah Sakit, Senang Sekali Bisa Olahraga Usai Sakit
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sistem Situng KPU sudah ada dan diterapkan dari Pemilu ke Pemilu.
Selama penerapannya, bila dijabarkan dan dipelajari kesalahan tersebut kasus per kasus, kekeliruan input data C1 ke Situng biasanya terjadi karena para petugas KPU Kabupaten/Kota sebagai penginput data energinya banyak terkuras lantaran bekerja 24 jam.
"Melihat case-nya yang sebetulnya dari Pemilu ke Pemilu kita punya sistem ini, dan kesalahan input itu murni karena faktor human error. Sangat manusiawi karena kerjaan mereka 24 jam," jelasnya.
Sebelumnya Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan membantah peristiwa salah input data C1 suara Pilpres 2019 menyangkut pihak tertentu.
Kata Wahyu, kekeliruan input data tersebut sama-sama terjadi pada kubu paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dan paslon 02 Prabowo-Sandi.
"Kekeliruan info C1 itu juga kekeliruan yang terjadi di pihak 01 juga terjadi di pihak 02. Jadi tidak benar kalau kekeliruan itu seluruhnya menyangkut pihak tertentu," kata Wahyu saat dihubungi, Minggu (21/4/2019).
Sementara hingga Minggu siang, KPU masih belum mendapati kembali adanya petugas TPS yang salah menginput data.
KPU RI mendapati sembilan TPS di tujuh provinsi salah menginput data C1 suara Pilpres 2019 ke Situng KPU. Berikut 9 TPS yang tercatat keliru melakukan input data.
1. Kota Mataram, Provinsi NTB, di TPS 17 Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela.
2. Lombok Tengah, NTB di TPS 3 Desa Gonjak, Kecamatan Praya.
3. DKI Jakarta, TPS 93 Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
4. Riau, TPS 10 Kelurahan Laksamana, Dumai.