PEMILU 2019

Suara Pemilu Masih Dihitung, Muncul 'Forum Caleg yang Terzalimi' di Tanjungpinang, Ini Tuntutannya

Penggagas forum ini adalah Jusri Sabri, Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Kota Tanjungpinang dari daerah pemilihan Tanjungpinang Timur

Suara Pemilu Masih Dihitung, Muncul 'Forum Caleg yang Terzalimi' di Tanjungpinang, Ini Tuntutannya
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Jusri Sabri mengikuti kampanye yang digelar KPU Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Di sela-sela proses penghitungan suara pasca Pemilu, sejumlah calon legislatif (Caleg) di kota Tanjungpinang membuat sebuah Forum.

Mereka menamakannya "Forum Caleg yang Terzalimi".

Penggagas forum ini adalah Jusri Sabri, Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Kota Tanjungpinang dari daerah pemilihan Tanjungpinang Timur.

"Bukan Caleg yang kalah tapi Caleg yang terzalimi. Tidak ada ketuanya, saya sebagai penggagasnya," kata Jusri kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (25/4/2019) siang.

Ada puluhan Caleg yang bergabung dalam forum tersebut.

Jusri menyebutkan sekitar 25 orang Caleg DPRD Kota Tanjungpinang dan Caleg DPRD Kepri dari daerah Tanjungpinang berada dalam barisan ini.

Sejumlah Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung di Anambas pada Rabu (24/4) Malam

SELAMAT! Bupati Bintan Apri Sujadi Raih Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Ini Prestasinya

Pembentukan Kecamatan Kute Siantan, DPRD dan Pemkab Anambas ke Jakarta, Konsultasi dengan Kemendagri

TRANSFER LIGA 1 - PSIS Rekrut Gelandang Asal Brasil, Patrick Silva Mota: Pertama Kali ke Indonesia

Mereka adalah Jusri Sabri, Aloysius Dhango, Sony Chaniago, Darus Dewan, Benny HS Putra, Wahyu Nurhazan, Devi Yanti Nur, Maskur Tilawahyu, Effi Yanti Yusuf, Rita, Zulkifli Yusuf, Kendi Agustin, Pajrin Sihab, Junaidi, Simon Awantoko, Benny, Soni Dwinanda, Alizar, Nefia, Zen Khalis, Alfatoni, Wahyudin Nadeak, V Silahan, Gatot Indra Gunawan dan Andri Rio Jaya.

"Siang ini rapat lagi. Penandatanganan bersama. Pokoknya hari ini surat tuntutan dan pernyataan Caleg yang merasa terzalimi akan ditandatangani," tegas Jusri lagi.

Jusri menambahkan tujuan kelompok ini adalah bersama sama menuntut keadilan, namun, itu tidak berarti mereka menerima kekalahan.

Mereka menuntut agar kejujuran dan ketidakadilan serta praktik money politic yang dilakukan Caleg yang memperoleh suara signifikan. Dengan itu, mereka menegakkan kompetisi Pemilu yang jujur dan adil.

"Kami minta KPU mendiskualifikasikan para caleg yang mengunakan cara-cara curang untuk menang," ujar Jusri.

Seorang Caleg Nasdem untuk DPRD Kepri Pajrin Sihab mengakui kalau dirinya termasuk forum tersebut. Namun, dia sendiri enggan berkomentar apa pun tentang hal tersebut.

"Saya memang masuk forum itu. Saya ikut saja tapi tidak mau berkomentar," ungkap Pajrin. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved