Bangun Kepribadian Melalui Pesantren, Gubernur Kepri Yakin Akan Ada Kontribusi Nyata Dari Pondok

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, kontribusi nyata dari pondok pesantren, ulama, dan santri menghadirkan kekuatan penuh untuk kemajuan Provinsi Ke

Bangun Kepribadian Melalui Pesantren, Gubernur Kepri Yakin Akan Ada Kontribusi Nyata Dari Pondok
TRIBUNBATAM.id
Gubernur Kepri Nurdin saat dipelantikan pengurus IPHI Provinsi Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, kontribusi nyata dari pondok pesantren, ulama, dan santri menghadirkan kekuatan penuh untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Riau. Bahkan, santri dan pondok pesantren adalah insan yange memajukan peradaban.

"Kontribusi tersebut masih berlangsung hingga saat ini dan mampu menghadirkan cara mendidik generasi kuat secara ilmu dunia dan akhirat," ucap Nurdin saat menghadiri Peringatan Haflah Akhirissanah di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin ke 7, Tanjunguban, Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Ahad (28/4).

Sebelum ke Bintan, Nurdin terlebih dahulu menghadiri serangkaian aktivitas di Tanjungpinang. Setelah menbuka STQH di Kijang, Sabtu malam, Nurdin membuka Ahad dengan dengan Safari Subuh di Masjid Al Ikhlas, Jalan MT Haryono Tanjungpinang.

SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Leicester City vs Arsenal Liga Inggris Malam Ini Live BeIN Sport!

Pamit Memancing di Lobam, Lasamudi Tak Kunjung Pulang Sejak Sabtu (27/4), Basarnas Lakukan Pencarian

Ibu dari 3 Putra dan 1 Putri, Chef Karen Carlotta Akrab dengan Mama Lita, Ini Buktinya

Setelah itu, Bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Nurdin membuka Pekan Olahraga Provinsi Korpri di Bundaran Tugu, Dompak.

Pada Peringatan Haflah Akhirissanah, Nurdin menjelaskan, pondok pesantren adalah satu-satunya lembaga pendidikan yang berhasil memadukan keilmuan yaitu ilmu jenis-jenis keilmuan beraneka ragam yang bersumber dari wahyu, Alquran, dan sunnah Rasulullah SAW dan ilmu bersumber dari ayat-ayat alam semesta ciptaan Allah, kemudian digunakan oleh manusia untuk memudahkan kehidupan.

5 Pasangan Selebriti Indonesia Terlibat Cinta Lokasi yang Berujung ke Pelaminan, Ada Ammar & Ibel

Video Detik-detik Model Pria Tiba-tiba Jatuh Saat Fashion Show di Catwalk Lalu Meninggal Dunia

Walau Sudah Lima Kali Gagal Dalam Pemilihan, Pria Ini Ngaku Tidak Kapok dan Akan Ikut Lagi

"Kita ingin membangun ke depan sebuah kepribadian. Tentunya landasan kemajuan kita itu tidak hanya materi, tapi juga nurani. Nanti kemajuan yang utuh, materinya maju, pembangunan fisiknya maju, jiwa dan moralnya maju juga. Itulah peradaban kemajuan islam yang kita inginkan," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur tak lupa mengajak semua pihak untuk meningkatkan silaturahmi apalagi menyambut bulan suci ramadhan sebagai untuk meningkatnya ukhuwah dan mempernamabah amal ibadah.

"Sekali lagi, mari kita hadirkan nuansa santri dan kehidupan yang berorientsi kehidupan pada bulan puasa yang utuh dunia dan akhirat. Itu menjadi nuansa kehidupan seperti berbangsa dan bertanah air," pungkasnya.

Pondok Pesantren sendiri berdiri di lahan seluar 6 Hektar yang mana bangunannya sendiri 60 persen dari luas lahan tersebut, diisi sebanyak 180 orang santri dan santriwati dengan pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Madrasag Aliyah.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved