Dinkes Kepri Gelar Orientasi Pencegahan & Penanganan KLB Keracunan Pangan

Tanpa menghindari pangan yang tidak aman tidak mungkin manfaat gizi terwujud pada pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan seseorang.

Dinkes Kepri Gelar Orientasi Pencegahan & Penanganan KLB Keracunan Pangan
ist
Kadis Tjejep Yudiana berfoto bersama peserta dan panitia Orientasi Pencegahan dan Penanganan Kejadian Luar Biasa 

 TRIBUNBATAM.id - Pangan yang sehat mencakup pangan yang bergizi dan aman dikonsumsi.

Tanpa menghindari pangan yang tidak aman tidak mungkin manfaat gizi terwujud pada pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan seseorang.

Oleh karena itu keamanan pangan merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan pangan yang sehat untuk dikonsumsi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan lebih dari 200 penyakit berpotensi dapat menular melalui makanan.

Penyakit yang ditularkan melalui makanan atau penyakit bawaan makanan merupakan penyakit menular atau keracunan yang disebabkan oleh mikroba ataua gen yang masuk kedalam badan melalui makanan yang dikonsumsi.

 Bahaya pada pangan dikelompokan menjadi tiga yaitu bahaya biologi, kimia, dan bahaya fisik. Makanan yang terlihat menarik dan nilai gizinya sudah tercukupi namun jika dalam pengelolaannya terjadi pencemaran baik fisik, biologi ataupun kimia maka makanan menjadi tidak aman bahkan tidak layak dikonsumsi.

Kejadian Luar Biasa keracunan pangan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan jatuhnya korban kesakitan dan kematian sehingga membutuhkan koordinasi dalam penanggulangannya.

Perlunya peningkatan system kewaspadaan dini dan respon terhadap KLB dengan langkah-langkah yang terprogram dan akurat, sehingga proses penanggulangannya menjadi lebih cepat dan akurat pula.

Untuk dapat mewujudkan respon KLB yang cepat, diperlukan bekal ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang cukup bagi para petugas dilapangan untuk dapat melakukan pencegahan dan penangan KLB keracunan pangan, oleh karena itu Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pencegahan dan Penaganan KLB Keracunan Pangan.

Jumlah Peserta dalam orientasi ini diikiuti oleh  42 orang yang terdiri dari Kepala Seksi Kesling Kab/Kota, lintas program (surveilans) dan Sanitarian Puskesmas dari 7 (tujuh) kabupaten/kota se- Provinsi Kepulauan Riau seperti dari Kota Tanjungpinang berjumlah 6 orang, Kota Batam 10 orang, Kabupaten Bintan 8 orang, Kabupaten Karimun berjumlah 6 orang, Kabupaten Lingga 6 orang, Kabupaten Natuna berjumlah 2 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah 2 orang, Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 2 orang.

Orientasi ini turut dihadiri oleh narasumber-narasumber yang ahli dibidangnya seperti berasal dari Direktorat Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.

 Orientasi ini telah diselenggarakan pada Senin hingga Rabu, dari tanggal 29 sampai dengan  01 Mei 2019 bertempat di Hotel Comforta Kota Tanjungpinang.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved