RAMADHAN 2019

Hukum Berhubungan Suami Istri saat Puasa Ramadhan, Simak Ceramah Ustadz Abdul Somad

Simak penjelasan hukum berhubungan suami istri saat puasa ramadhan. Puasa ramadhan 2019 sudah berlangsung lima hari.

Hukum Berhubungan Suami Istri saat Puasa Ramadhan, Simak Ceramah Ustadz Abdul Somad
tidak ada
ucapan puasa ramadhan 

TRIBUNBATAM.id - Simak penjelasan hukum berhubungan suami istri saat puasa ramadhan.

Puasa ramadhan 2019 sudah berlangsung lima hari.

Ada berbagai ketentuan dalam berpuasa, seperti hal-hal yang membatalkan puasa. 

Salah satu hal yang bisa membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri.

Hal ini dibahas panjang lebar dalam artikel berjudul 'Kafarat atau Denda Hubungan Badan saat Puasa Ramadhan' di nu.or.id. 

Artikel tersebut ditulis oleh Ustadz M. Tatam Wijaya, Pengasuh Majelis Taklim “Syubbanul Muttaqin”, Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat.

Gubernur Kepri Safari Ramadhan ke Pulau-Pulau. Ini Pesan Nurdin ke Masyarakat

Inilah isi lengkap artikel tersebut : 

Diketahui bahwa orang yang sengaja merusak puasanya di bulan Ramadhan dengan senggama atau hubungan seksual, wajib menjalankan kifarah ‘udhma (kafarat besar), dengan urutan kafarat (denda) sebagai berikut.

Pertama, ia harus memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beriman, tak boleh yang lain. Sahaya itu juga harus bebas dari cacat yang mengganggu kinerjanya. Kedua, jika tidak mampu, ia harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Ketiga, jika tidak mampu, ia harus memberi makanan kepada 60 orang miskin, masing-masing sebanyak satu mud (kurang lebih sepertiga liter). Kafarat di atas berdasarkan hadits sahih berikut ini:

أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: أَتَى رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ، وَقَعْتُ عَلَى أَهْلِي فِي رَمَضَانَ، قَالَ: أَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ: لَيْسَ لِي، قَالَ: فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ: لاَ أَسْتَطِيعُ، قَالَ: فَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا

Artinya: Abu Hurairah meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ lantas berkata, “Celakalah aku! Aku mencampuri istriku (siang hari) di bulan Ramadhan. Beliau bersabda, “Merdekakanlah seorang hamba sahaya perempuan.” Dijawab oleh laki-laki itu, “Aku tidak mampu.” Beliau kembali bersabda, “Berpuasalah selama dua bulan berturut-turut.” Dijawab lagi oleh laki-laki itu, “Aku tak mampu.” Beliau kembali bersabda, “Berikanlah makanan kepada enam puluh orang miskin,” (HR al-Bukhari).

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved