BATAM TERKINI

Tak Miliki Izin, BPOM Kepri Temukan 435 Pcs Makanan Ilegal Senilai Rp 92.800.000 di Karimun

Dalam operasi tersebut ada sebanyak 5 item pangan tanpa izin edar dengan total jumlahnya 435 pcs, dengan taksiran nilai ekonomi Rp 92.800.000

Tak Miliki Izin, BPOM Kepri Temukan 435 Pcs Makanan Ilegal Senilai Rp 92.800.000 di Karimun
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri di Batam menemukan distributor makanan yang tidak memiliki izin BPOM. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri di Batam menemukan distributor makanan yang tidak memiliki izin BPOM.

Dalam operasi tersebut ada sebanyak 5 item pangan tanpa izin edar dengan total jumlahnya 435 pcs, dengan taksiran nilai ekonomi Rp 92.800.000

Hal ini disampaikan Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan kepada Tribunbatam.id, Senin (13/5/2019)

Disampaikannya, kegiatan operasi ini dilakukan Kamis (9/5/2019) atas informasi masyarakat terkait peredaran pangan kalangan dari luar negeri.

"Petugas melakukan investigasi dan melakukan penindakan di salah satu gudang distributor di Kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun dan ternyata ditemukan pangan tanpa izin edar tersebut," sebutnya.

Pelaku pun akan dijerat dengan pasal 142 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan sanksi pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 4 miliar rupiah.

PROMO Ramadhan, Makin Banyak Beli Sandal Birkenstock Makin Banyak Dapat Potongan Harga

Ini Daftar HP untuk Android yang Tak Bisa Lagi Menggunakan WhatsApp Tahun Depan

Polisi Amankan 5 Motor Tanpa Surat & 16 Remaja Terlibat Balap Liar, Ini Hukuman yang Mereka Terima

Ini Komentar Parno di Facebook Soal Ex-Officio yang Dianggap Lancang Mengusik Marwah Melayu

"Ini kami lakukan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat," tegasnya

Dikatakannya, pangan ilegal berisiko terhadap kesehatan karena diedarkan sebelum melalui evaluasi mutu dan keamanan oleh Badan POM.

"Kepada para konsumen agar selalu menjadi konsumen yang cerdas hanya dengan membeli produk pangan yang telah terdaftar di Badan POM dengan cek kemasan, cek label kemasan, cek izin edarnya, serta cek kadaluarsa," imbaunya.

"Apabila masyarakat membutuhkan informasi ataupun aduan tentang obat dan makanan dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM Batam," tambahnya. (tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved