BATAM TERKINI

Seminggu Lagi Izin Taksi Online di Batam Bakal Terbit

Kabid LLAJ Dishub Provinsi Kepri, Frengki Willianto menjelaskan perizinan untuk taksi online akan segera diterbitkan seminggu ke depan.

Seminggu Lagi Izin Taksi Online di Batam Bakal Terbit
TRIBUNBATAM.id/Ganjar Witriana
Titik Penjemputan Taksi Online di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Permasalahan izin taksi online di Kota Batam akhirnya mencapai titik terang setelah pertemuan dengan Ombudsman.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Provinsi Kepri, Frengki Willianto, Selasa (14/5/2019) siang.

Kepada TRIBUNBATAM.id, Frengki menjelaskan terkait perizinan untuk taksi online sendiri akan segera diterbitkan dalam jangka waktu satu minggu ke depan.

"Tadi kami sudah bertemu dengan perwakilan Ombudsman untuk membahas ini. Karena pihak mereka menanyakan, apa dasar dari penahanan kendaraan taksi online di Dishub Kota Batam. Ya saya jelaskan, dasarnya itu adalah UU Nomor 22 Tahun 2009," jelasnya.

Dipaparkan Frengki, dalam undang-undang yang dimaksud telah disebutkan bahwa tiap kendaraan yang mengangkut penumpang dengan biaya sewa merupakan jenis angkutan umum.

"Dan setiap angkutan umum harus memiliki izin. Jadi, pertanyaan Ombudsman terjawab. Perihal izin, akan terbit seminggu ke depan," tegasnya.

Tiket Lion Air Penerbangan Mulai 29 Mei dari Batam ke Sejumlah Rute Ludes Terjual, Cek Rute Tersedia

Detik-detik Sebelum Tewas, Andrew Sempat Videocall WA Minta Tolong: Cepatlah, Saya Akan Mati

Taksi Online dan Konvensional Bentrok Terus, Dishub Kepri Temui Ombudsman, Bakal Bahas Soal Ini

BREAKINGNEWS - Pintu Mobil Box Mendadak Terbuka, Minuman Beralkohol Berserakan di Jalan Sei Panas

Selain itu, dalam pertemuan yang dilakukan, Frengki juga meminta Ombudsman untuk menyampaikan permasalahan tersebut ke pemerintah pusat.

Sebab, menurut Frengki, dilema yang ditimbulkan menyangkut permasalahan izin taksi online tersebut berada di tingkat pusat.

"Dalam peraturan menteri memang sudah ada, tapi tidak terlalu rinci. Jadi, problem ke tiap daerah semakin besar. Apalagi pihak aplikator terus saja menerima para calon pengemudi," ujarnya.

Dari informasi yang TRIBUNBATAM.ID dapatkan darinya, diketahui sebanyak 13 badan usaha Angkutan Sewa Khusus (ASK) telah mengurus perihal izin yang dimaksud.

Dari total keseluruhan badan usaha ASK yang ada, kuota 300 kendaraan yang diberikan akan dibagi secara merata.

"Jadi tiap badan usaha akan mendapatkan izin untuk 13 pengemudi yang terdaftar di perusahaan atau koperasi milik mereka. Tinggal, mereka segera mengurus izin prinsip ke PTSP," tambahnya.

Selain itu, Frengki mengakui bahwa pihaknya tinggal menunggu persyaratan administratif yang telah diurus masing-masing badan usaha ASK.

"Kami pun tidak ingin ini berlarut. Selagi bisa dipermudah kenapa harus dipersulit," tegasnya lagi. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved