Pemilik Warung Kopi di Eks Lokalisasi Dolly Diam-diam Sediakan Kamar dan Layanan Prostitusi

"Di belakang warkop ada kamar, itu yang diberdayakan untuk aktifitas seksual di belakang warkop," kata AKP Ruth Yeni di Polrestabes Surabaya, Kamis (1

Pemilik Warung Kopi di Eks Lokalisasi Dolly Diam-diam Sediakan Kamar dan Layanan Prostitusi
TRIBUNMADURA.COM/NUR IKA ANISA
Tersangka pemilik warung kopi di eks lokalisasi dolly di Kota Surabaya, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Meski sudah resmi ditutup lima tahun silam, aktifitas prostitusi di kawasan eks lokalisasi dolly dan jarak di Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan, masih terendus polisi.

Anggota Unit PPA Polrestabes Surabaya menggerebek warung kopi kawasan Putat Jaya Lebar, Kota Surabaya.

Warung kopi itu digerebek polisi lantaran membuka layanan prostitusi.

Gandeng Perusahaan Singapura, Borneo Group Akan Bangun Apartemen di Batam

Lapas Narkotika Langkat Sumut Rusuh. Napi Bakar Gedung dan Kendaraan, 500-an Napi Kabur, 

PSIS vs Kalteng Putra Live Ochannel Malam Ini Pukul 20.30 WIB di Liga 1 2019

Meski Tiang Banyak Keropos, BP Batam Klaim JPO Tiban Kampung Masih Layak Pakai

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, warung kopi itu menyediakan kamar dan pekerja layanan seksual.

"Di belakang warkop ada kamar, itu yang diberdayakan untuk aktifitas seksual di belakang warkop," kata AKP Ruth Yeni di Polrestabes Surabaya, Kamis (16/5/2019).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap dua orang, masing-masing bernama Eko (40) pemilik warkop dan Ibnu Aji (25) penjaga warkop.

Tak hanya itu, polisi menyita juga kondom merek sutra, selimut bantal, tisu basah, lotion, dalam penggerebekan.

AKP Ruth Yeni menuturkan, keduanya kompak tak hanya melayani pembeli kopi dan makanan ringan.

Kedua tersangka juga menyediakan layanan prostitusi dengan patokan tarif per jam.

Baru Sehari Pacaran, Siswi SMK Ini Diajak Kencan Oleh Sang Kekasih Hingga Ia Hamil Diluar Nikah

Kumpulan Doa Ramadhan, Doa Berbuka, Doa Imsak, Doa Shalat Tarawih hingga Niat Shalat Witir

Inilah 6 Kuliner Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia Saat Bulan Ramadan

Ranbir Kapoor & Alia Bhatt Dikabarkan Menikah, Berangkat Bersama ke Eropa, Ini Respon Ibunda Alia

"Mereka mencari pelanggan, ditawari tarifnya Rp 150 ribu," kata AKP Ruth Yeni.

Terpisah, tersangka Eko mengaku, menyambi membuka layanan prostitusi untuk menambah penghasilannya keuanganya.

"Gak punya kerja tetap cuma punya warung. Nambah-nambah buat sehari-hari," kata Eko.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Sediakan Kamar dan Layanan Prostitusi, Pemilik Warung Kopi di Eks Lokalisasi Dolly Dibekuk Polisi

Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved